Rumah Teletubbies Dibangun di Bulan

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 8 Juni 2015 14:30
Rumah Teletubbies Dibangun di Bulan
Rumah tersebut merupakan stasiun ruang angkasa yang akan menggantikan stasiun sebelumnya mengelilingi bumi.

Dream - Badan Antariksa Eropa (Europe Space Agency/ESA) akan membangun kawasan mirip perkampungan di bulan. Hal ini untuk menggantikan Stasiun Ruang Angkasa Internasional yang mengitari bumi.

Uniknya, bangunan yang akan berfungsi sebagai stasiun ruang angkasa ini dirancang mirip rumah Teletubbies berbentuk kubah. Pembangunan ini dapat dimulai di 'Lunarville' untuk menggantikan stasiun pada 2024 dan diyakini akan memicu inovasi besar.

" Pembangunan stasiun di bulan akan mendorong inovasi besar teknologi di bumi," ujar Professor Jan Woerner, Future Head ESA, dikutip Dream dari dailymail.co.uk, Senin, 8 Juni 2015.

Bagian belakang bulan yang tidak pernah bisa dilihat dari bumi memiliki kondisi yang sangat cocok digunakan untuk penelitian. Teleskop dapat dipasang tanpa ada gangguan pada citra yang menangkap kedalaman ruang.

" Pembangunan akan memprioritaskan bahan bangunan dan makanan. Kemudian mencoba kemungkinan untuk memproduksi air dari hidrogen. Tumbuhan akan bisa tumbuh di rumah kaca," kata dia.

" Para peneliti akan berada di sana dalam jangka waktu beberapa bulan dalam sekali pemberangkatan. Layanan antar jemput permanen perlu dibangun untuk kasus darurat medis," lanjut Woerner.

Rencana pembangunan ini diperkirakan menelan biaya begitu besar. Untuk stasiun saja butuh biaya mencapai 75 miliar poundsterling, setara Rp1.524 triliun, dan bertambah jika dengan pembangunan perkampungan di bulan.

Tetapi, Woerner yakin sejumlah negara akan bersama mendanai pembangunan perkampungan tersebut. Sementara Universitas Teknik Darmstadt Jerman akan mengerjakan pembangunan tersebut.

Penerbangan dari bumi dengan teknologi saat ini memakan waktu sekitar dua hari dan menempuh jarak 230.000 mil atau sekitar 370.149 Kilometer.

" Masih banyak hal yang belum kita tahu soal bulan. Seperti IRT datang dari mana? Dan ada sumber yang begitu berharga, seperti gas Helium 3 yang tidak ada di bulan," lanjut Woerner.

" Helium 3 dianggap sebagai sumber energi untuk masa depan yang sangat penting untuk proses fusi nuklir," ungkap dia.

Beri Komentar
4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian