Peti Jenazah Istri Muncul, Pria Ini Layangkan Gugatan

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 8 Juni 2015 11:45
Peti Jenazah Istri Muncul, Pria Ini Layangkan Gugatan
Banjir melanda sejumlah kawasan di Texas, Amerika Serikat. Peti mati sampai terseret di Richmond.

Dream - Seorang pria bernama Richard Lee asal Richmond, Texas, Amerika Serikat, dikagetkan oleh kejadian yang tidak biasa. Peti mati sang istri yang telah dikubur sejak tahun 2007 itu mendadak muncul ke permukaan.

Hal itu membuat perasaan Richard Lee campur aduk, antara marah dan sedih. Dia pun mengalami trauma. Untuk itu Richard Lee berusaha menggugat pihak yang berwenang atas kejadian ini.

Peristiwa ini bermula ketika curah hujan yang tinggi di beberapa wilayah Houston minggu lalu. Hujan tersebut mengakibatkan banjir dan kerusakan pada ribuan rumah, bangunan, dan setidaknya 2.500 kendaraan di Houston.

Banjir itulah yang kemungkinan menyebabkan peti jenazah Carolyn Lee terseret keluar dari liang kuburnya. Banjir tersebut diduga menggerus bagian dalam tanah dan menyeret apa saja yang ada di permukaannya.

Tetapi, Annie Mc Adams, pengacara dari Richard Lee, mengatakan tidak jelas apakah banjir yang mendorong keluar peti mati tersebut. Annie mengatakan, seharusnya peti tersebut tidak keluar dari liangnya. Dia mencurigai ada yang salah. " Ada yang salah di sini," ungkap Annie, dikutip dari laman emirates247.com.

Kejadian tersebut bukan terjadi kali pertama. Sebelumnya, setelah badai Rita yang melanda Gulf Coast di tahun 2005, ada lebih 300 jenazah hilang dari pemakaman Cameron Parish di Louisiana. Beberapa peti jenazah ditemukan 20 mil dari lokasi pemakaman.

Di tahun 2008, kejadian serupa juga terulang. Badai Ike yang melanda wilayah Orange, Texas, mengeruk peti jenazah dan melemparkannya ke udara. Pun terjadi pada 2011, ketika badai Irene datang dan menyebabkan banjir. Banjir tersebut mengikis tanah pemakaman di Vermont dan menarik peti jenazahnya hingga beberpa mil jauhnya.

Sayangnya, bencana alam tersebut tidak membuat Dewan Pemakaman Louisiana mengubah aturan mengenai penguburan. Lucy McCann, salah satu aggota Dewan Pemakaman mengatakan kasus yang terjadi ini amat jarang terjadi.

" Biasanya banjir hanya melewati bagian atas tanah pemakaman," ungkapnya.

Kyle Smith, juru bicara Komisi Pelayanan Pemakaman Texas, mengatakan kasus semacam ini tidak akan mendorong perubahan dalam aturan negara. Sejumlah faktor, katanya, dapat menyebabkan terbawanya peti jenazah misalnya tingkat keparahan banjir dan medan, makam di atas bukit.

" Sebagian besar pemakaman sudah berada di daerah rawan banjir," kilah Smith.

(Laporan: Maulana Kautsar)

Beri Komentar