Minta Izin Mendaratkan UFO, Lia Eden Kirim Surat ke NASA

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 8 Juni 2015 12:31
Minta Izin Mendaratkan UFO, Lia Eden Kirim Surat ke NASA
Sebelumnya ia telah mengirim surat ke Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Dream - Setelah beberapa waktu lalu kirim surat ke Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kini pemimpin sekte Komunitas Eden, Lia Aminuddin atau Lia Eden mengirimi surat ke Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA).

Dalam surat yang ditulis dalam bahasa Inggris tersebut, Lia memberi tahu NASA mengenai pesawat UFO yang ditumpangi oleh Malaikat Jibril akan mendarat ke bumi. Untuk itu dia meminta NASA memperkenankan UFO tersebut turun ke bumi.

Dalam surat yang dirilis di laman komunitaseden.com, Lia meminta NASA untuk saling bertukar informasi dan mengikat perjanjian.

Lia Eden menyebut satelit LE2 Surga Eden Darussalam akan memonitor setiap informasi yang dikeluarkan satelit NASA. Satelit milik Lia Eden tersebut tidak lain ialah sebutan untuk Malaikat Jibril Roh Kudus.

Dengan adanya kerja sama tersebut, Lia mengharapkan NASA dapat berkontribusi bagi keselamatan manusia. Jika kerja sama tersebut tidak terjalin, Lia mengatakan bahwa tidak akan ada jalan komunikasi dengan Tuhan.

" If you are unwilling to do it since you consider it is unnecessary, thus there will be no mutual-binding-covenant between NASA and us. For, there is no communication with God and His Heaven without going through a holy path (Jika Anda tidak berkenan melakukannya karena menganggap itu tidak penting, maka tidak akan ada ikatan perjanjian antara NASA dan kita. Tapi akibatnya komunikasi antara Tuhan dan Surga-Nya melalui jalur suci tidak akan ada.)," tulis Lia dalam suratnya.

Lia, dalam suratnya, juga mengingatkan akan adanya pergeseran kutub magnet. Lia menyebut, Indonesia akan menjadi lokasi kutub magnet terbaru.

Adapun Amerika Serikat akan menjadi wilayah dari Kutub Utara. Untuk itu, dia memperingatkan warga yang tinggal segera meninggalkan kedua negara tersebut.

(Laporan: Maulana Kautsar)

Beri Komentar