Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Akun CEO Facebook Mark Zuckerberg (Foto: Shutterstock)
Dream - Bos Facebook, Mark Zuckerberg, mengaku turut menjadi korban pembobolan data yang dilakukan oleh Cambridge Analytica. Pengakuan itu diberikan di hadapan kongres Amerika Serikat
" Ya," kata Zuckerberg, tanpa menjelaskan detailnya saat memberikan penjelasan kepada Senat Amerika Serikat pada Rabu, 11 April 2018.
Pengakuan itu menegaskan bahwa orang yang paham teknologi sekelas pendiri Facebook pun tidak mampu melindungi data pribadinya. Sedangkan pada forum itu, para politisi mempertanyakan bagaimana para pengguna bisa melindungi data mereka.
Zuckerberg mengatakan, " Setiap kali seseorang memilih untuk membagikan sesuatu di Facebook, ada kontrol."
" Tepat di sana. Tidak terkubur dalam sistem pengaturan, namun di sana," tambah dia.
Dikutip dari ABC Net, saat di hadapan para senator, Zuckerberg dicecar beragam pertanyaan tentang apa yang telah dilakukan Facebook pada pengguna dan apa yang dibagikan pada pihak ketiga.
" Bagaimana konsumen dapat mengontrol data ketika Facebook tidak memiliki kendali atas data?" tanya anggota kongres, Frank Pallone dari New Jersey.
Zuckerberg mengatakan pengguna memiliki kontrol atas data mereka sendiri dan memutuskan apa yang harus dibagikan. Dia juga membela diri terhadap kemunculan " profil bayangan" , yang dilaporkan media sebagai kumpulan pengguna yang tak sadar sedang dikendalikan.
Dia juga menampik tuduhan Facebook mengumpulkan informasi dari percakapan verbal pengguna. Tetapi, Zuckerberg tak merespon saat ditanya mengenai data yang terekam dari pengguna yang tak mendaftar di Facebook.
Sejak kasus kebocoran data beberapa waktu lalu, Zuckerberg berjanji akan mematikan kemampuan aplikasi pemanen data milik Facebook. Tetapi, kata dia, butuh waktu berbulan-bulan untuk menyelesaikan audit aplikasi lain yang menelusuri data pengguna.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya