Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Perpecahan Saudi-Qatar (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Arab Saudi mempertimbangkan rencana pembangunan kanal sepanjang garis perbatasan dengan Qatar. Lewat kanal tersebut, Saudi berniat menjadikan Qatar sebagai negara yang terpisah dari jazirah Arab.
Dikutip dari Alaraby, surat kabar Sabq melaporkan rencana tersebut masih menunggu izin dari pejabat kerajaan. Begitu izin didapat, pembangunan konstruksi kanal dimulai.
Proyek ini diprediksi menghabiskan dana mencapai US$750 juta, setara Rp10,2 triliun. Ditargetkan proyek ini akan rampung hanya dalam waktu satu tahun.
Nantinya, kanal ini akan dibangun sepanjang 60 kilometer dengan lebar 200 meter dan kedalaman antara 15 sampai 20 meter. Kanal ini benar-benar akan memisahkan Qatar dari Saudi dan kawasan Teluk.

Jalur perairan ini efektif mengakhiri perdagangan darat antara Saudi dengan Qatar. Tidak hanya itu, pengiriman komoditas dari Uni Emirat Arab ke Qatar lewat jalur darat bakal berakhir.
Juni tahun lalu, Saudi menerapkan blokade darat, laut, dan udara bersama UEA, Bahrain, dan Mesir. Namun, blokade tersebut mendapat kecaman dan disebut ilegal.
Proyek kanal ini tampaknya bakal memperketat blokade yang diterapkan Saudi atas Qatar. Nantinya, kanal ini bisa dilewati kapal tanker dan kontainer.
Sepanjang kanal tersebut juga akan dibangun sejumlah resort mewah sehingga kapal pesiar bisa berlabuh. Saudi juga berencana menjadikan kawasan sekitar kanal sebagai pusat ekonomi dan industri.
Tetapi, kebanyakan pengamat menilai rencana pembangunan kanal tersebut merupakan proyek propaganda yang dijalankan Saudi bersama UEA.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya