Innalillahi, Sastrawan Danarto Meninggal Dunia

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 11 April 2018 12:20
Innalillahi, Sastrawan Danarto Meninggal Dunia
Gus Mus menyebut Danarto sebagai sastrawan dan seniman besar Indonesia.

Dream - Penulis dan pelukis, Danarto, meninggal dunia usai tertabrak kendaraan bermotor di kawasan Kampung Utan Kayu, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa 10 April pukul 13.30 WIB.

" Ada penuturan saksi bahwa almarhum sudah diingatkan jangan menyeberang lewat situ. Terus terlihat korban agak bingung," kata Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan, AKP Lalu Hedwin Hanggara, dikutip Dream dari Liputan6.com, Rabu 11 April 2018.

kejiwaan-pelaku-2109275.html" id="link-box-terkait-1" data-position="1">Tak Terbukti Sakit Jiwa, Polisi Ungkap Motif Penyerang Penceramah di Batam

Berdasarkan kronologi yang diterima Lalu, penulis kumpulan cerpen Godlob itu menyeberang di Jalan Ir Juandara dekat Kampus UIN dari arah showroom Mandiri Motor. Saat itu, Danarto terlihat ingin ke Kantor Cabang BRI.

Dari arah Ciputat menuju Lebak Bulus, motor yang dikendarai Surya Lesmana, 20 tahun, melaju. " Motor tersebut tidak dapat menghindari dan terjadi kecelakaan lalu lintas," ucap Lalu.

Akibat tabrakan itu, Danarto mengalami luka di bagian kepala. Dia sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Fatmawati, Jakarta Selatan. Tapi, Danarto menghembuskan nafas terakhirnya pukul 20.45 WIB.

Jenazah Danarto rencananya akan dimakamkan di kota kelahirannya, Sragen, Jawa Tengah.

Sumber: Liputan6.com/Moch Harun Syah

1 dari 1 halaman

Gus Mus Berduka

Kepergian Danarto membuat sahabatnya, Mustofa Bisri atau Gus Mus, bersedih. Dalam unggahan Instagram miliknya @s.kakung, Gus Mus mengunggah keakrabannya dengan Danarto.

" Innalillahi wainna ilahi raji'un. Satu lagi sahabat baik, H. Danarto, sastrawan dan seniman besar Indonesia telah mendahului kita pulang ke Rahmatullah. Semoga husnul khatimah," tulis Gus Mus.

Sementara itu, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan, Danarto bukan hanya seorang budayawan, melainkan juga agamawan. Sebab, tambah Lukman, Danarto mempelajari Sufisme secara mendalam.

" Beliau kita kenal tidak hanya sebagai sastrawan, budayawan, tapi karya-karyanya bisa dikatakan sebagai agamawan," kata Lukman.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf turut mengunggah kabar duka tersebut. " Malam ini Indonesia kehilangan seorang sastrawan besarnya," tulis Triawan.

Danarto lahir di di Sragen 27 Juni 1940. Dia mulai dikenal publik melalui kumpulan cerita pendek Godlob. Kumpulan cerita lainnya, Adam Ma'rifat memenangkan Hadiah Sastra 1982 dari Dewan Kesenian Jakarta.

Pada 2009, Danarto menerima penghargaan Ahmad Bakrie Award untuk bidang kesusasteraan.

Beri Komentar