Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Banjir Sukabumi (BNPB)
Dream - Banjir besar akibat hujan dengan intensitas tinggi melanda Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat banjir yang terjadi sore tadi sekitar pukul 17.00 WIB (Senin, 21 September 2020) menghanyutkan satu unit rumah dan satu unit mobil.
Pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi, banjir terjadi akibat luapan air Sungai Cipeuncit. Lokasi terdampak bencana ada di Kampung Cibuntu, Desa Pesawahan, Kecamatan Cicurug.
BPBD Kabupaten Sukabumi terus melakukan pendataan di lokasi terdampak. Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Sukabumi menjalin koordinasi dengan instansi terkait dalam menjalankan pendataan.
" Wilayah Jawa Barat termasuk provinsi yang berpotensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang hingga dua hari ke depan, 22-23 September 2020," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati.
Raditya mengatakan Sukabumi berpotensi hujan disertai petir dan angin kencang dalam dua hari ke depan. Potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi pada Selasa, 22 September 2020 di beberapa wilayah.
" Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah berkondisi tersebut antara lain Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku dan Papua," kata Raditya.
Untuk 23 September 2020, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca bagi wilayah berpotensi hujan disertai petir dan angin kencang di Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku dan Papua.
" Masyarakat diimbau selalu waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi seperti angin kencang atau angin puting beliung, banjir, banjir bandang dan tanah longsor," kata dia.
Sementara itu laman media sosial ramai dengan unggahan arus deras saat banjir menerjang daerah Sukabumi. Dalam berbagai video berbeda terlihat banjir menyeret mobil milik warga
Akun Instagram @lintas.patroli mengunggah beberapa video menunjukkan kondisi banjir yang terjadi di Cicurug. Banjir akibat luapan sungai masuk ke jalan menimbulkan arus cukup deras.
Lihat postingan ini di InstagramSebuah kiriman dibagikan oleh Lintas Patroli Info (@lintas.patroli) pada
Sumber: BNPB
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya