Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Antrian Panjang Pelamar Kerja (Foto: World Of Buzz)
Dream - Pandemi Covid-19 yang sedang melanda seluruh dunia tidak hanya mengancam kesehatan. Beberapa pekerja terpaksa menganggur karena perusahaan tempat bekerja berhenti beroperasi atau terkena efisiensi.
Di tengah situasi tersebut, para pencari kerja ini akan melakukan apapun untuk mendapatkan kembali pekerjaannya. Bahkan dalam kondisi mendesak, mereka tak peduli lagi dengan imbauan jaga jarak saat melamar pekerjaan.
Kondisi ini belum lama ini ditemukan di Purwakarta, Jawa Barat saat sebuah pabrik membuka lowongan pekerjaan. Video penumpukan calon pencari kerja beredar viral di sosial media.
(Baca: Video Ratusan Orang Abaikan Protokol Kesehatan Demi Melamar Kerja di Purwakarta)
Fenomena ini ternyata tak hanya terjadi di Indonesia. Terdesak kebutuhan untuk mencari mata pencaharian baru, para pencari kerja di Malaysia juga terlihat mengantre untuk mengkuti sesi penerimaan pegawai baru. Saking banyaknya, antrean itu mengular sampai ruang parkir.
Video antrean panjang pelamar kerja itu beredar viral usai diunggah Group Facebook Jawatan Kosong di Kelatan. Dalam video terlihat kerumanan orang yang sedang mengantre dengan membawa dokumen, untuk melamaw kerja di Supermarket Econsave, Kubang Kerian, Kelatan, Malaysia.
Terlihat dalam video, banyak orang yang tidak mempedulikan aturan jaga jarak.

Pada awal bulan lalu, supermarket Econsave memposting sebuah tawaran sesi wawancara langsung yang dilaksanakan di outlet pada 10-11 September 2020 lalu.
Dalam kolom komentar unggahan tersebut, beberapa netizen sangat menyayangkan keadaan yang terjadi dan menyoroti betapa sulitnya mencari pekerjaan di masa pandemi. Netizen lain pun berbagi tautan dan kontak untuk peluang kerja bagi masyarakat yang tertarik.



Pada Mei lalu, Departemen Statistik Malaysia menerbitkan laporan yang menyatakan bahwa tingkat pengangguran tertinggi yang pernah ada pada Mei 2020 yaitu 826,1 ribu orang (5,3%).
Meskipun angka ini sebagian besar disebabkan oleh betapa parahnya perekonomian dilanda pandemi, beberapa pejabat pemerintah seperti Wakil Menteri Sumber Daya Manusia percaya bahwa banyak masyarakat yang terlalu pilih-pilih tentang kriteria pekerjaan.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya