Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anak Belajar Menulis
Dream - Banyak yang beranggapan kalau mengjarkan membaca pada anak adalah tugas para guru di sekolah. Padahal sebenarnya, dari orangtua dan lingkungan terdekatnya lah anak-anak pertama kali belajar memahami kata, mengucapkan huruf dan mengerti kalimat dengan benar.
Kemampuan membaca anak sebenarnya lebih ditentukan oleh stimulasi yang diberikan orangtua di rumah, di awal-awal kehidupannya. Jauh sebelum anak masuk ke sekolah formal.
" Saat kita berbicara dengan jelas, bernyanyi dan membaca untuk mereka, akan merangsang perkembangan otak yang sangat penting dalam hal melatih respons terhadap kata-kata," ungkap Laura West, seorang pakar tumbuh kembang anak, seperti dikutip dari Kidspot.
Dengan memiliki perbendaharaan kata yang banyak, akan sangat berpengaruh pada kemampuan anak saat belajar membaca dan menulis di kemudian hari. Ada stimulasi-stimulasi yang sebaiknya diberikan secara teratur. Salah satunya adalah bercakap-cakap dengan bahasa yang benar.
" Hindari mengucap kata dengan tidak jelas atau cadel. Lafalkan tiap kata dengan benar dan ucapkan dengan jelas agar anak menirunya," ujar Layla.
Mendongeng, membacakan cerita juga jadi salah satu hal penting untuk merangsang kemampuan membaca anak. Pilih buku dongeng yang memiliki gambar menarik dengan ukuran huruf yang besar agar anak bisa melihatnya dengan mudah.
" Untuk anak-anak usia TK buat suasana belajar yang menyenangkan. Misalnya membuat huruf dari stik kayu, kain, daun atau bahan lain yang mungkin disukai anak, tiap hurup memiliki pengucapan yang berbeda, ini bisa jadi permainan seru," kata Layla.
Apapun cara Anda saat mengajarkan si kecil membaca dan menulis pastikan membuat suasana yang ceria dan ia menikmatinya. Dengan suasana hati yang baik tentu mereka akan lebih menyerap hal-hal baru yang diajarkan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya