Baznas Setuju Usul Menkeu, Zakat Disamakan dengan Pajak

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 5 Maret 2019 11:14
Baznas Setuju Usul Menkeu, Zakat Disamakan dengan Pajak
Pada September 2017, Menkeu Sri Mulyani menyarankan pengelolaan zakat disamakan dengan pajak.

Dream - Ketua Baznas, Bambang Sudibyo, mengingatkan agar pengumpulan zakat disamakan dengan pajak.

Hal ini sesuai dengan saran Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, ketika menjadi pembicara dalam Seminar Keuangan Syariah Internasional yang digelar di Yogyakarta pada September 2017.

Bambang menyebut saran Sri Mulyani bagaikan durian runtuh. Sebab, saran tersebut memudahkan Baznas dalam pengumpulan dan pengelolaan dana zakat.

" Dalam kesempatan itu, Ibu Menteri Mengimbau agar pengumpulan zakat dikelola seperti pengumpulan pajak, Baznas bersetuju dengan imbauan Ibu Menteri Keuangan tersebut," kata Bambang di Surakarta, Jawa Tengah, Senin 4 Maret 2019.

Bambang melanjutkan muncul konsekuensi yuridis apabila pungutan zakat disamakan dengan penarikan pajak. Beberapa di antaranya seperti amandemen atau perubahan sejumlah Undang-undang demi tercapainya tujuan tersebut.

" Tujuan ini bukan permasalahan sederhana, pajak diatur oleh UU, jadi ada dua UU yang perlu diamandemen yaitu UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan UU Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak," ucap Bambang.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan proses pemungutan zakat seperti pajak membutuhkan dukungan dari pemerintah maupun masyarakat selaku wajib zakat. Dia berharap pemerintah dapat memberikan arahan dalam pengelolaan zakat nasional menjadi semakin baik.

(ism, Laporan: Tri Yuniwati Lestari)

2 dari 2 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
Kecelakaan Beruntun Tol Cipali, 12 Tewas 40 Terluka