Beda Pilihan Politik, 5 Makam di Gorontalo Dibongkar

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 10 Desember 2018 14:00
Beda Pilihan Politik, 5 Makam di Gorontalo Dibongkar
Mediasi yang dilakukan berjalan buntu.

Dream - Perbedaan pilihan politik harusnya disikapi secara bijak. Tetapi, harapan itu rupanya tidak terjadi pada sebuah desa di kabupaten Gorontalo Utara, Gorontalo.

Perbedaan pilihan politik membuat lima makam di Desa Jembatan Merah, Kecamatan Tomilito, Gorontalo Utara, dibongkar paksa pada Minggu 9 Desember 2018.

Lima makam yang dibongkar dan dipindahkan itu merupakan kuburan atas nama Nur Humolungo, Sumiatin Ahmad, Abdin Dude, Asma Katili, dan Idrus Katili. Makam-makam itu merupakan kuburan keluarga Ramin Suleman, salah satu calon kepala desa yang menjadi lawan politik sang petahana.

" Persoalan ini bermula masalah pilkades, mereka tidak mau dikritik warga desa setempat. Karena tidak tahan dikritik, keluarga pihak petahana ini mengungkit para pengkritik ini, yang mana orangtua dan keluarga mereka dibukur di tanah milik calon kades petahana," kata Ris Dude, kerabat keluarga Ramin Suleman, kepada Liputan6.com, Senin 10 Desember 2018.

Mediasi telah dilakukan polisi dan pemerintah setempat. Tetapi, menurut Kapolsek Kwandang, Iptu Cecep Ibnu Ahmadi, upaya mediasi kedua belah pihak menemui jalan buntu. Akhirnya, lima kuburan itu diputuskan tetap dibongkar.

" Pihak keluarga kepala desa yang petahana bersama keluarga tetap ngotot untuk meminta memindahkan lima kuburan itu," kata Cecep.

" Hingga akhirnya keesokan harinya tepat pada hari Minggu, dieksekusi. Alhamdulillah evakuasi kelima kuburan yang dibongkar itu berjalan dengan aman dan lancar," ujar dia.

Sumber: Liputan6.com/Arfandi Ibrahim

Beri Komentar