BNN: Pengguna Narkoba Lebih Suka Sabu Dibanding Heroin

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 21 Juli 2017 07:01
BNN: Pengguna Narkoba Lebih Suka Sabu Dibanding Heroin
Narkoba yang masuk ke Indonesia berasal dari Segitiga Emas narkoba Asia.

Dream - Direktur Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Pol Arman Depari menyebut saat ini heroin tidak lagi menjadi primadona di kalangan pengguna narkoba. Kepopuleran heroin telah digantikan sabu-sabu.

Arman mendasari pernyataannya dengan temuan sabu seberat satu ton yang disita oleh polisi di Pantai Anyer, Serang, Banten beberapa waktu lalu. Menurut Arman, sebelum masuk ke Indonesia, pengiriman narkoba masuk ke wilayah segitiga emas Asia Tenggara yaitu Laos, Myanmar, dan Thailand.

" Segitiga emas yang dulu marak narkotika jenis heroin, sekarang sudah tidak diminati. Sekarang malah marak sabu dan ekstasi," kata Arman di Mapolda Metro Jaya, Kamis, 20 Juli 2017.

Arman juga menjelaskan selain menjalankan bisnis haramnya melalui kawasan segitiga emas, para bandar narkoba internasional kini mulai merambah jalur lain ke kawasan sungai Mekong, China.

" Kemudian distribusi ini bergeser ke sungai Mekong. Sumbernya d Myanmar, Laos, dan Thailand. Ini jadi perhatian bersama," ucap dia.

Lebih lanjut, kata Arman, Indonesia saat ini masih menjadi target utama perdagangan narkoba. Penyebabnya, bandar Internasional menganggap hukum Indonesia tidak terlalu ketat seperti di negara kawasan Asia Tenggara lainnya.

" Khususnya narkoba di kawasan ASEAN, karena ada tindakan tegas di beberapa negara khususnya d Filipina, narkoba yang akan masuk ke sana akhirnya tidak jadi, mereka mencari pasar yang baru. Salah satunya Indonesia," ujar dia. (ism) 

Beri Komentar