Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penanganan Pasien Di RSPI Sulianti Saroso (Liputan6.com/Merdeka.com/Imam Buhori)
Dream - Kementerian Luar Negeri melaporkan sejumlah negara menawarkan bantuan alat pemeriksaan atau test kit virus corona untuk Indonesia. Negara-negara tersebut di antaranya China dan Singapura.
" Ada beberapa pihak memang sudah menyampaikan keinginan untuk menyumbangkan test kit, seperti China dan Singapura," ujar Direktur Asia Timur dan Pasifik Kemlu, Santo Darmosumarto.
Tawaran tersebut tidak hanya berasal dari pemerintah. Kelompok masyarakat dan swasta turut menyampaikan kesediaannya memberikan bantuan test kit.
Hingga saat ini, pemerintah Indonesia masih mengkaji jumlah dan kebutuhan untuk mencegah penyebaran virus corona. Juga masih menunggu laporan dari institusi berwenang seperti Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
" Setelah itu, baru kami sampaikan ke pihak asing yang ingin membantu," kata Santo.
Sebelumnya, Indonesia memberikan bantuan kepada China berupa masker. Bantuan tersebut dikirimkan bersamaan dengan penjemputan 245 warga Indonesia yang terisolir di Wuhan.
" Di dalam pesawat kita juga membawa peralatan yang diperlukan pihak RRT (Republik Rakyat Tiongkok) yaitu antara lain masker dan surgical unit," ujar Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.
(Sumber: Liputan6.com/Teddy Sri Setio Berty)
Dream - Menghadapi wabah virus corona baru, Covid-19 yang telah menginfeksi 309 orang di Indonesia, tak ada cara lain selain seluruh elemen masyarakat bahu-membahu mengurangi penyebarannya. Setiap tindakan kecil sangat berarti untuk membasmi virus yang satu ini.
Upaya ini sedang digagas Kementerian BUMN yang tengah mencari sejumlah relawan yang akan bergerak di bidang medis dan non medis.
" Kementerian BUMN mengajak putra putri bangsa untuk menjadi volunteer gugus tugas dalam mewaspadai dan antisipasi Covid-19," tulis Kementerian BUMN dikutip dari selebara yang diterima Dream, Jumat 20 Maret 2020.
Nantinya relawan ini akan membantu di bidang logistik dan operasional untuk menyiapkan second line jika rumah sakit rujukan sudah melebihi kapasitas.
Nantinya, para volunteer akan diberikan pelatihan dan pembekalan keselamatan kerja Covid-19 dari Indonesia Health Corporation.
Untuk menjalankan aksinya, para relawan dipastikan akan dilengkapi denngan alat pelindung diri (APD) yang memadai.
Para sukarelawan juga akan diberikan biaya kesehatan selama bertugas. Plus, apresasi dari pemerintah berupa piagam pengabdian masyarakat.
Berikut ini adalah kriteria volunteer medis dan nonmedis yang disodorkan Kementerian BUMN.
1. Berusia maksimal 36 tahun dan diutamakan belum berkeluarga.
2. Dinyatakan sehat dengan surat keterangan rumah sakit/dokter.
3. Tidak merokok dan sejenisnya.
4. Siap untuk berkomitmen dan bertanggung jawab disertai dengan surat izin dari keluarga (wali/pasangan)

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya