7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi
Dream - Di tengah laju penyebaran virus corona varian Delta yang belum sepenuhnya terkendali, Pemerintah India mengumumkan kemunculan mutasi baru yang dinamai Delta Plus dengan kode AY.1. Varian ini kini dilabeli dengan " Varian of Concern" atau mendapat perhatian serius dari Pemerintah India.
Keputusan ini diumumkan pada Selasa, 22 Juni 2021 waktu setempat, setelah para peneliti Konsorsium Laboratorium Genom Sequencing melaporkan temuan mereka kepada Pemerintah India. dalam laporannya, para peneliti mengungkapkan telah menemukan bukti yang menunjukkan varian baru lebih mudah menular.
Varian baru tersebut mampu mengikat sel-sel paru-paru secara lebih kuat. Juga potensial resisten terhadap pengobatan antibodi monoklonal.
Sedikitnya ada 22 kasus Covid-19 disebabkan varian Delta Plus yang terdeteksi di India. Temuan didapat dari tiga negara bagian yaitu Maharashtra, Kerala, dan Madhya Pradesh.
Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga telah menyarankan negara-negara bagian ini untuk mengambil tindakan penahanan segera pada distrik dan klaster yang menjadi basis kemunculan varian ini. Langkah-langkah yang disarankan termasuk mencegah kerumunan dan percampuran orang, pengujian luas dan pelacakan segera serta vaksinasi luas.
" (Pemerintah pusat) telah mengirim nasihat ke negara-negara bagian ini tentang respons kesehatan masyarakat mereka. Langkah-langkahnya, sementara secara luas tetap sama seperti yang telah diterapkan oleh mereka sebelumnya, harus menjadi lebih fokus dan efektif," ujar anggota perumus kebijakan pemerintah, VK Paul.
Paul menegaskan pihaknya tidak ingin kasus yang masih kecil ini menjadi lebih besar. Tiga negara bagian tersebut diminta untuk segera mengirimkan sampel mereka yang sudah dinyatakan positif ke laboratorium pemerintah untuk studi epidemiologi lebih lanjut.
Varian Delta dengan K417N ini telah ditemukan di beberapa negara lain, antara lain Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Nepal, Polandia, Portugal, Rusia, Swiss, dan Turki. Mayoritas dari kasus yang dilaporkan ini berasal dari AS, Inggris, dan Portugal.
Sejauh ini tidak ada data yang tersedia tentang seberapa efektif vaksin yang saat ini digunakan di India terhadap Delta Plus. Pemerintah mengatakan akan membagikan informasi ini ketika dan ketika tersedia, dikutip dari Straits Times.
Dream - Varian virus corona delta dinyatakan sebagai jenis yang mudah menular. Bahkan cara penularannya pun tidak lagi lewat sentuhan.
Menteri Kesehatan New South Wales, Australia, Brad Hazzard, menyebut varian delta sangat cepat menular. Penularan bisa terjadi dalam jarak sangat dekat tanpa sentuhan.
" Ini merupakan virus yang sangat mampu menular bahkan ketika kita memiliki jarak sangat dekat antara individu yang menular dan siapa pun yang berpapasan dengan kita," ujar Hazzard, dikutip dari News.com.au.
Mutasi virus corona pertama kali terdeteksi di India pada Desember 2020. Dari data yang dikumpulkan sejauh ini, terbukti jauh lebih menular dan mematikan daripada jenis aslinya.
Sementara varian ini telah tersebar di seluruh penjuru dunia. Sedikitnya ada 74 negara yang telah mendeteksi kemunculan varian ini.
" Varian Delta sedang dalam perjalanan untuk menjadi varian dominan secara global karena peningkatan transmisibilitasnya," kata Kepala ilmuwan Badan Kesehatan Dunia (WHO), Soumya Swaminathan.
Akibat varian Delta dan jenis lainnya, Inggris sampai memutuskan memperpanjang pengetatan. Sementara program vaksinasi terus digenjot.
Di tengah program vaksinasi yang sukses, Inggris berharap untuk melonggarkan pembatasan dan mengembalikan kehidupan normal. Tapi kemunculan Delta membuat harapan itu tertunda.
Setelah turun drastis, jumlah infeksi meningkat lagi. Pada 17 Juni, ada 10.809 kasus baru yang dilaporkan, naik dari 8.808 pada hari sebelumnya.
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson sekarang telah menunda pelonggaran pembatasan yang akan berlangsung pada 21 Juni, dengan mengatakan akan " masuk akal untuk menunggu sedikit lebih lama" .
Pengakhiran penguncian terpaksa ditunda empat pekan hingga 19 Juli ketika negara itu berjuang untuk mengendalikan kembali peningkatan infeksi.
Sementara, terdapat temuan Public Health England (PHE) menyatakan infeksi varian Delta melonjak pada kaum muda.
Dalam sepekan, terjadi lonjakan kasus hingga 79 persen didominasi kaum muda. Sementara perawatan di rumah sakit hampir dua kali lipat.
" Kasus meningkat dengan cepat di seluruh negeri dan varian Delta sekarang dominan," kata Kepala Eksekutif Badan Keamanan Kesehatan Inggris, Jenny Harries.
" Peningkatan ini terutama terjadi pada kelompok usia yang lebih muda, yang sebagian besar tidak divaksinasi tetapi sekarang diundang untuk menerima vaksin," ucap Harries melanjutkan.
Varian Delta pertama kali terdeteksi di Inggris pada akhir Maret, dan dalam waktu kurang dari tiga bulan sekarang diperkirakan menyumbang 99 persen dari kasus Covid-19 baru di Inggris.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?