Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Dream - Aparat kepolisian akhirnya berhasil menangkap tersangka pelaku pembunuhan bocah Putri Nur Fauziah. Korban ditemukan dalam kardus di pinggir jalan Tol Sedyatmo, Jalan Sahabat, Kelurahan Kamal, Kalideres, Jakarta Barat 2 Oktober 2015.
Di usianya yang masih belia, 9 tahun, bocah malang itu harus merenggang nyawa. Putri Nur Fauziah masih duduk di bangku kelas dua sekolah dasar. Putri diketahui sering bermain ke rumah pelaku berinisial AD.
" Pelaku dikenal baik kepada anak-anak, terutama kepada anak perempuan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Krisna Murti di Mapolda Metro Jaya.
Saat peristiwa pembunuhan itu terjadi korban sedang bermain ke rumah tersangka di kawasan Rawa Lele, Kalideres, Jakarta Barat. Rumah pelaku dan koban berdekatan.
Hari itu, korban diketahui tidak pulang ke rumah usai pulang sekolah. Ternyata, PNF berada di rumah AD. Sampai di kediaman tersangka kemudian bocah tersebut disuruh masuk ke kamar dan duduk di kasur tanpa sprei.
Pelaku yang berprofesi sebagai pemilik warung tersebut kemudian meyetubuhi korban.
Tidak ada alasan jelas yang membuat pelaku membekap korban lalu menjerat dengan kabel tembaga bekas charger ponsel hingga tewas. Akibat panik kemudian pelaku membungkus korban dengan kardus dan dibuang.
" Berdasar pengakuan pelaku, saat itu dia membuang jenazah korban setelah maghrib, tetapi sebelum isya," terang Krisna.
Tepat pukul 22.00 warga menemukan jenazah korban di pinggir jalan tol, kemudian dilaporkan kepada polisi. Setelah itu polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lalu melakukan identifikasi.
" Terdapat kesamaan hasil autopsi dan pengangkuan tersangka," ucapnya.
(laporan: Rohimat Nurbaya)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang