Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Dian Pelangi (blog.dianpelangi.com)
Dream - Beberapa hari ini media sosial diwarnai postingan foto-foto kondisi korban konflik warga Palestina yang bermukim di Jalur Gaza. Tidak sedikit yang mengunggah foto anak-anak yang menjadi korban perang antara Israel dan Palestina ini.
Hal itu mendapat perhatian khusus dari fashion desainer hijab kondang, Dian Pelangi. Hatinya tak tega dan terluka ketika melihat wajah-wajah bayi yang tidak bersalah menjadi korban perang.
" Aku kurang setuju dengan orang-orang yang memposting foto korban perang di Gaza. Rasanya itu kurang pantas dilakukan. Aku enggak tega melihatnya," ujar Dian dengan raut muka sedih ditemui Dream.co.id usai fashion show di Indonesia Fashion Forwad, Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat 11 Juli 2014.
Dian lebih menyarankan, melakukan hal yang lebih positif dibandingkan hanya mengunggah foto itu. Bagi Dian, foto-foto itu dirasa kurang pantas masuk ke ranah publik itu. Dian lebih senang bila orang-orang memposting hadis-hadis yang lebih menyentuh hati.
" Atau fakta-fakta soal perang di sana, daripada foto korban yang berdarah-darah atau kehilangan salah satu bagian tubuhnya. Lakukan hal yang lebih positif lah misalnya doa dan donasi," ujar wanita kelahiran Palembang 1991 ini (Ism)
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest