Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama, Isom Yusqi, mengatakan institusinya mendapat anggarapan Rp49,1 triliun untuk peningkatan kualitas pendidikan Islam.
Anggaran itu merupakan yang terbesar di antara Ditjen Kementerian Agama (Kemenag) dari total anggaran sebesar Rp60 triliun.
"Hampir 80 persen anggaran di Kementerian Agama," ujar Isrom di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat, 23 Maret 2018.
Tetapi, Isom menganggap besaran anggaran tersebut masih terlalu kecil. Sebab, sebagian besar anggaran habis untuk penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Bantuan Operasional Siswa (BOS).
"Sebenarnya habis di situ anggarannya," ucap dia.
Isom menjelaskan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Kemenag, salah satu poin yang dibahas adalah dana ideal untuk menopang kebutuhan Ditjen Pendis.
"Rp49,1 triliun enggak cukup. Anggaran idealnya, Pak Menteri dalam rakor itu menyampaikan Rp90 triliun," kata dia.
Anggaran itu bertujuan juga untuk memenuhi sarana prasarana yang dibutuhkan di madrasah-madrasah yang secara fisik masih kurang layak.
(Beq/Sah)
Advertisement

Memahami Apa Itu MSCI dan Dampak Klasifikasi Indonesia Sebagai Standalone Market

Danantara Itu Apa Sih? Kenali Superholding dan Negara yang Sudah Duluan Mencobanya


Shopee 11.11 Big sale Hadir dengan Beragam Keseruan, Ini 5 Cara Menikmatinya


Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?
