Fasilitas Jemaah Haji Indonesia yang Tak Didapat Negara Lain

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 3 Juli 2018 06:01
Fasilitas Jemaah Haji Indonesia yang Tak Didapat Negara Lain
Fasilitas spesial ini disiapkan mulai dari bandara sampai di Arafah

Dream - Calon jemaah haji Indonesia pantas bersykur menjadi warga Indonesia. Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan banyak fasilitas yang disediakan Arab Saudi hanya diberikan pada jemaah haji Indonesia.

" Fasilitas itu tak didapat negara lain," ujar Lukman, di kantor Kementerian Agama, Senin, 2 Juli 2018.

Lukman menuturkan hubungan diplomatik Indonesia dan Arab Saudi menghasilkan sejumlah fasilitas 'khusus' jemaah haji Indonesia.

Beberapa fasilitas spesial itu di antaranya dibukanya sejumlah gerbang Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz Jeddah dan Bandar Udara Internasional Prince Mohammad bin Abdul Aziz di Madinah.

" Kita mendapatkan gate di bandara paling banyak," ucap dia.

Persoalan bandara ini pula yang disebut Lukman membuat masa jemaah haji Indonesia tinggal selama 40 hari. " Keterbatasan bandara untuk jemaah menjadi masalah," kata dia.

Tahun ini jemaah haji Indonesia juga mendapatkan pelayanan verifikasi imigrasi khusus dari Pemerintah Arab Saudi. Jemaah haji dari embarkasi Jakarta dan Surabaya akan mendapatkan perekaman biometrik di bandara di Tanah Air.

Tak hanya itu, Pemerintah Saudi juga memberikan izin didirikannya balai-balai kesehatan di Arafah, Mina, dan Madinah.

Lukman mengatakan, sebetulnya berdirinya balai-balai itu dilarang Saudi. Sebab, semua fasilitas kesehatan sudah ditanggung pemerintah setempat.

" Tapi sebagai bentuk komunikasi dengan jemaah (Indonesia) Arab Saudi memahami itu dan memberikan izin klinik setingkat rumah sakit kelas C," ujar dia.

(Sah)

Beri Komentar
Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kebrutalan Anjing Milik Bima Aryo