Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Djarot Di Pasar Inpres Jakarta Barat (jakartaasoy.com)
Dream - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, memuji peran Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di masyarakat. Lewat Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), PKK bekerja mempersiapkan dan mengontrol anak-anak supaya tumbuh sehat sejak dini.
Menyadari peran yang sangat besar itu, Djarot berinisiatif menggandeng PKK untuk membentuk Posyandu Lansia. Posyandu ini akan dikelola PKK untuk mendata para lansia guna penyaluran Kartu Jakarta Lansia (KJL).
" Ini kan kita data biar masuk dulu, lalu ada tahap verifikasi. Kemudian dilanjutkan dengan tahapan datang ke lapangan untuk dikroscek. Tahapan-tahapan tersebut diperlukan supaya program ini tepat sasaran," ujar Djarot di Pasar Inpres, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Djarot mengatakan, program KJL tidak bersifat politik. Menurut dia, program ini merupakan komitmen Ahok-Djarot untuk terus meningkatkan indeks pembangunan manusia.
" Itulah yang kami kerjakan supaya IPM Jakarta dalam dua tahun ke depan sampai angka 80. Sekarang IPM Jakarta sudah 78,99. Itu terjemahan program ini. Ini perlu ujicoba saat kami aktif kembali. Yang leading sector ini adalah Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial," kata Djarot.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha