Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Siswi Yang Terjatuh Karena Kursinya Ditarik Teman Sekolah (Facebook Ibnu Yahya)
Dream - Kisah ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Bercanda boleh saja, tapi jangan keterlaluan dan berbahaya. Sebab, bisa jadi maksud senang-senang akan berujung petaka.
Peristiwa nahas itu menimpa satu siswi di salah satu SMA di Brebes, Jawa Tengah. Dia mengalami patah tulang ekor karena kursi yang akan diduduki ditarik oleh temannya. Tujuannya memang bercanda. Tapi lihatlah akibatnya, tulang ekor siswi itu patah.
Model bercanda seperti itu memang jamak terjadi di kalangan siswa. Sahabat Dream mungkin pernah melakukan atau bahkan menjadi korban. Bila sang korban terjatuh, seringkali menjadi bahan tertawaan. Tapi yakinlah, bercanda dengan cara seperti ini sangat berbahaya.
Dan, bacalah kisah yang ditulis akun Ibnu Yahya di Facebook. Dia menceritakan peristiwa malang yang dialami oleh putrinya. Menurut dia, saat sang putri hendak duduk setelah membereskan buku pelajaran, seketika itu kursinya ditarik.
" Spontan anak saya jatuh dan membentur lantai dalam keadaan duduk," tulis Ibnu Yahya, diakses Dream, Selasa 19 Februari 2019.
Dia sadar, teman putrinya tak punya niat untuk menyakiti. Mereka hanya ingin bercanda. " Tapi tak disadari bahwa tindakan itu membahayakan jiwa orang lain."
Akibatnya, kemungkinan tulang ekor atau pinggang putri Ibnu Yahya retak atau geser. Kondisi itu sangat berbahaya karena berhubungan dengan syaraf. Sehingga bisa mengakibatkan cidera hingga kelumpuhan. " Ataupun kematian," tambah da.
Akibat peristiwa itu, anak Ibnu Yahya tidak bisa berdiri dan harus ditandu oleh rekan-rekannya untuk menuju ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Karena sakitnya tak kunjung membaik, putri Ibnu Yahya akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
" Mudah-mudahan tidak ada lagi korban dan besar harapan kami anakku sembuh dari semua ini. Amin ya robbal alamin," tutup Ibnu Yahya.
Unggahan Ibnu menjadi viral dan sudah dibagian lebih dari 44 ribu kali. Unggahan ini juga mendapat komentar 23 ribu lebih.
Dream - Nasib nahas dialami oleh pria saat berkunjung ke kebun binatang Rosy Walther di Tegucigalpa, Honduras. Niatnya bercanda dengan binatang berakhir tragis.
Dikutip dari The Asian Age, dalam pria tersebut memasukkan tangannya ke dalam kandang singa. Aksi pria itu sempat terekam kamera.
Dalam sebuah video, pria itu melambaikan tangan pada singa. Secara tiba-tiba, si singa melompat dan menghampiri pria tersebut.
Seorang wanita berseru, " Singanya berjalan, singanya berjalan" . Sebelum menegur pria tersebut sambil berkata, " Kamu gila!" . Lalu, pria tersebut menarik tangannya.
Tetapi, ia kembali berusaha meraih singa itu saat teman-temannya menertawakan apa yang dilakukannya. Hewan buas itu langsung menggigit lengan pria tersebut.
Pria mabuk itu dibawa ke rumah sakit dengan lengan berdarah akibat gigitan singa.
Menurut saksi mata, laki-laki itu sedang di bawah pengaruh alkohol saat memasuki kebun binatang. Dia lalu mendekati kandang singa tanpa sepengetahuan penjaga setempat.
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?


Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih