5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Gunung Bromo (Liputan6.com/Dian Kurniawan)
Dream - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menetapkan Gunung Bromo di Malang, Jawa Timur, dalam level II atau Waspada. Status itu diterapkan menyusul terjadinya erupsi sekitar pukul 06.00 WIB, Selasa 19 Februari 2019.
" Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 600 meter di atas puncak (kurang lebih 2.929 m di atas permukaan laut)," ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani, dikutip dari Liputan6.com.
Menurut Kasbani, kolom abu tampak berwarna putih hingga cokelat. Intensitas tipis, sedang, hingga tebal mengarah ke timur laut. " Emisi abu menerus dengan amplitudo gempa tremor menerus 0.5-1 mm dominan 1 mm," kata dia.
Kasbani mengimbau masyarakat tidak beaktivitas di sekitar kawah Bromo. " Masyarakat sekitar serta pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak diperbolehkan memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif Gunung Bromo," ucap Kasbani.
Corporate Communications Senior Manager Angkasa Pura I, Awaluddin, mengatakan penerbangan di dua bandara di Jawa Timur masih normal. Data AP I mencatat belum ditemukan adanya abu vulkanik erupsi Gunung Bromo di udara.
" Untuk operasional di Bandara Juanda masih berjalan normal. Volcanic ash not available," kata Awaluddin.
Hal senada disampaikan pengelola terminal Bandara Abdurrahman Saleh Malang, Farid. Jarak antara bandara ini dengan puncak Bromo adalah 50 Kilometer.
" Tidak ada delay karena abu vulkanik tidak ter-detect," kata Farid.
Sumber: Liputan6.com/Andry Haryanto
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?