6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi Ponsel Xiaomi. (Foto: Merdeka.com)
Dream – Kasus ponsel terbakar dan meledak, kembali terjadi. Kali ini peristiwa ini menimpa seorang pria di India.
Dia mengklaim ponsel produksi Tiongkok mendadak meledak, lalu terbakar di dalam kantong celananya.
Dilansir dari Shanghaiist, Minggu 20 Agustus 2017, pemilik ponsel Xiaomi nahas, Bhavana Suryakiran, mengatakan ponsel itu diletakkan di saku celana. Tiba-tiba ponselnya menghangat, lalu terbakar.
Sayangnya Suryakiran tak sempat melepas celananya ketika peristiwa berlangsung.

Untunglah, ada seseorang yang menolongnya dengan membawakan seember air untuk memadamkan nyala api itu.
Akibat peristiwa nahas ini, dia mengalami luka bakar di paha. Bahkan, setelah disiram, ponsel itu masih berasap dan mengeluarkan bara api.
Kepada harian lokal, Shaksi Post, Suryakiran mengatakan ponsel itu masih baru. Usia penggunaannya baru 20 hari. Dia membeli gawai ini dari sebuah situs e-commerce India, Flipkart. Pria itu hendak menggugat perusahaan ini untuk meminta kompensasi.
Menanggapi kabar tersebut, Xiaomi ,menjelaskan pihaknya sedang mencoba berkomunikasi dengan Suryakiran untuk mencari akar masalahnya.
“ Kami menindaklanjuti masalah ini dengan serius karena keamanan pelanggan adalah keistimewaan utama bagi Xiaomi. Semua produk kami telah melewati uji kualitas yang ketat,” kata juru bicara perusahaan.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
