Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Haedar Nashir (depan, Empat Dari Kiri) Bersama 12 Pimpinan Baru Muhammadiyah (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Dream - Haedar Nashir terpilih menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2015-2020. Haidar terpilih dalam rapat dewan formatur yang terdiri dari 13 pimpinan baru menggantikan Din Syamsuddin.
Rapat diselenggarakan setelah 13 pimpinan disahkan dalam sidang pleno pengesahan Pimpinan Pusat Muhammadiyah terpilih. 13 pimpinan tersebut kemudian menjadi dewan formatur yang menentukan posisi ketua umum.
Dalam memimpin Muhammadiyah ke depan, Haedar akan fokus mengedepankan visi persyarikatan itu untuk mencerahkan bangsa.
" Mari bersama-sama berkiprah mencerahkan bangsa dengan visi Muhammadiyah," ujar Haedar, dikutip Dream dari muhammadiyah.or.id, Jumat, 7 Juli 2015.
Haedar mengatakan ke depan Muhammadiyah akan semakin maju dan modern. Selain itu, dia juga akan membuat kontribusi ormas Islam terbesar kedua itu semakin besar bagi umat, bangsa, negara, dan dunia.
Terkait isu pembentukan partai politik, Haedar menyatakan tidak akan membawa Muhammadiyah untuk masuk ke dunia politik. Dia beralasan, sejalan dengan semangat Muktamar Makassar, Muhammadiyah tetap akan menjadi ormas.
" Muhammadiyah tidak berafiliasi dengan parpol manapun," ungkap dia.
Haedar Nashir memiliki latar belakang sebagai pengajar pada Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Sebagai pengajar, dia dikenal juga sebagai sosok penulis yang cukup produktif.
Selain menetapkan Ketua Umum, rapat dewan formatur juga menetapkan posisi Sekretaris Umum Muhammadiyah. Untuk jabatan ini, Abdul Mu'ti terpilih sebagai sosok yang dianggap tepat mendampingi sang nahkoda, Haedar Nashir.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam