Kota di Irak 'Mendidih', Suhu Mencapai 74 Derajat Celius

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 7 Agustus 2015 10:31
Kota di Irak 'Mendidih', Suhu Mencapai 74 Derajat Celius
Pekan ini suhu udara ekstrem di kota tersebut hampir memecahkan rekor dunia.

Dream - Di saat warga Eropa banyak menginginkan cuaca hangat, mereka yang tinggal di Timur Tengah berharap sebaliknya.

Akhir pekan lalu, pejabat kota Bandar Mahshahr terpaksa meliburkan semua kegiatan publik selama empat hari lantaran suhu kota di Irak itu mencapai 50 derajat celcius.

Dan pekan ini suhu udara ekstrem di kota tersebut hampir memecahkan rekor dunia.

Menurut indeks panas, suhu di kota Bandar Mahshahr tercatat 74 derajat. Indeks panas adalah cara untuk membaca suhu yang nyaman bagi tubuh manusia.

Ahli meteorologi Anthony Saglia mengatakan para ahli memperkirakan suhu negara Irak akan lebih hangat daripada suhu rata-rata.

Namun mereka terkejut ketika negara tersebut mengalami salah satu periode cuaca terpanas yang pernah dialami oleh umat manusia.

" Itu adalah salah satu dari pengamatan suhu paling luar biasa yang pernah saya lihat dan itu adalah salah satu bacaan yang paling ekstrem yang pernah ada di dunia," katanya dalam sebuah pernyataan.

Satu-satunya kota yang merekam pembacaan indeks panas yang lebih panas adalah Dhahran di Arab Saudi. Di kota itu suhu mencapai angka mengejutkan 81 derajat pada tanggal 8 Juli 2003.

Saglia mengatakan kondisi ekstrem disebabkan oleh sistem tekanan tinggi yang telah berlangsung lama di atas kawasan tersebut.

" Sebuah sistem tekanan tinggi yang kuat bertahan di Timur Tengah sepanjang bulan Juli, mengakibatkan gelombang panas ekstrem yang menyebabkan kawasan itu disebut sebagai salah satu tempat terpanas di dunia," katanya.

Saglia menambahkan sistem tekanan tinggi kemungkinan akan tetap terjadi di Timur Tengah untuk beberapa minggu ke depan.

(Sumber: News.com.au)

Beri Komentar