4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Ilustrasi (shutterstock)
Dream - Seorang pria berusia 23 tahun dari Italia dinyatakan positif Covid-19, cacar monyet dan HIV secara bersamaan setelah kembali dari Spanyol.
Menurut sebuah laporan yang diterbitkan dalam Journal of Infection, pria tersebut mengalami demam, sakit tenggorokan, kelelahan, sakit kepala, dan peradangan pada daerah selangkangan sekitar sembilan hari setelah kembali dari perjalanan lima hari ke Spanyol.
Setelah dilakukan tes, pria itu dinyatakan positif Covid-19 tiga hari setelah gejalanya muncul. Dia juga mengalami ruam kulit yang parah di wajah dan bagian tubuh lainnya, diikuti dengan pembentukan pustula.
Mengingat keparahan kondisinya, pria itu kemudian mengunjungi unit gawat darurat rumah sakit, di mana ia kemudian dirujuk ke unit penyakit menular untuk dirawat.
Gejalanya sangat unik karena pria itu mendapatkan ciri-ciri penyakit yang berbeda sekaligus dalam satu waktu.
Akibatnya ia harus dirawat secara intensif agar kondisi tubuhnya cepat kembali pulih dan tidak ada virus ataupun penyakit yang akan masuk.
Dilansir dari 7news, pemeriksaan fisik pria itu mengungkapkan bintik-bintik dan lesi kulit di berbagai bagian tubuh, termasuk daerah perianal. Pembesaran sederhana pada hati dan limpa serta pembesaran kelenjar getah bening yang menyakitkan juga terlihat.
Laporan pengujiannya mengkonfirmasi adanya infeksi cacar monyet. Dia juga dinyatakan positif HIV. Selain itu, pengurutan genom SARS-CoV-2 mengonfirmasi bahwa ia juga terinfeksi subvarian Omicron BA.5.1.
Menurut laporan media setempat, pria itu sudah disuntik vaksin Covid-19 sebanyak dua kali. Kondisi yang dialami pria ini merupakan yang pertama di dunia.
Kasus ini diterbitkan dalam Journal of Infection pada 19 Agustus 2022. Pria itu akhirnya keluar dari rumah sakit setelah hampir seminggu menjalani perawatan.
Dia pulih dari Covid-19 dan cacar monyet, meskipun bekas luka kecil tetap ada tetap dilakukan suatu pengobatan untuk infeksi HIV-nya dimulai.
" Kasus ini menyoroti bagaimana gejala cacar monyet dan COVID-19 dapat tumpang tindih, dan menguatkan bagaimana dalam kasus koinfeksi, pengumpulan anamnestik, dan kebiasaan seksual sangat penting untuk melakukan diagnosis yang benar," kata para peneliti.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
