Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Jejak Dinosaurus Dari 113 Juta Tahun Lalu Muncul Kembali Di Sungai (New York Times)
Dream - Dinosaurus merupakan binatang raksasa dari zaman prasejarah yang kini telah musnah. Kehidupan dinosaurus di masa lampau benar-benar nyata.
Hidup pada ratusan juta lalu, hingga kini masih banyak tertinggal jejak dinosaurus. Para ilmuwan masih meneliti jejak para dinosaurus hingga kini. Tak hanya fosil, beberapa jejak kaki dinosaurus ditemukan di beberapa tempat.
Seperti baru-baru ini, jejak kaki dinosaurus dari 113 juta tahun lalu muncul kembali di Sungai Paluxy di dalam Taman Nasional Lembah Dinosaurus Texas, Amerika Serikat.
Sebelumnya, jejak itu belum pernah terlihat karena tertutup Sungai Paluxy selama 20 tahun.
Ketika sungai mengering setelah dilanda kekeringan parah, membuat jejak dinosaurus dari 113 juta tahun lalu muncul kembali.

Jejak kaki raksasa itu diyakini milik Acrocanthosaurus yang tidak terlihat sejak tahun 2000 karena berada di bawah air dan beberapa lapisan sedimen. Trek yang baru-baru ini terpapar itu disebut 'Lone Ranger trackway' milik salah satu Acrocanthosaurus.
Dilansir dari New York Times, para ahli memperkirakan bahwa ada 140 jejak kaki dinosaurus yang ditemukan di sana tetapi hanya 60 yang dapat dilihat pada titik ini. Acrocanthosaurus adalah dinosaurus yang tingginya 15 kaki dan beratnya sekitar tujuh ton.

Diketahui, hampir semua wilayah Texas menghadapi kekeringan parah. Minggu lalu saja, lebih dari 87 persen negara bagian mengalami salah satu dari tiga kategori kekeringan paling ekstrem dan tidak biasa.
Kondisi cuaca ekstrem juga tak hanya mengungkap jejak kaki dinosaurus tetapi juga mengungkap penemuan sisa-sisa manusia di reservoir terbesar di Amerika Serikat, Lake Mead.
Tidak semua kekeringan disebabkan oleh perubahan iklim tetapi kelebihan panas di atmosfer menyebabkan lebih banyak uap air meninggalkan bumi dan memperburuk kekeringan. Sungai yang mengalami kekeringan pun dapat memunculkan sesuatu yang tak terduga.
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A