Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Ilustrasi (Shutterstock)
Dream - Semesta dan segala isinya menyimpan banyak misteri. Dengan bantuan teknologi, manusia selalu berusaha menguak berbagai fenomena yang belum diketahui dengan jelas tersebut.
Namun, pernahkah kamu bertanya seperti apa suara di dalam black hole atau lubang hitam? Baru-baru ini Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menjawab rasa penasaran dengan merilis suara dari lubang hitam yang terdengar misterius dan seram.
NASA mengklarifikasi bahwa audio itu tak sengaja terdengar tidak menyenangkan di telinga. Namun suara yang kita dengar dari audio tersebut, klaim NASA, sudah diperkuat dan ada suara lain yang ditafsirkan dari data cahaya.
Dalam cuitan di Twitter-nya @NASAExoplanets, NASA mengatakan jika lubang hitam tersebut berjarak 200 juta tahun cahaya dari bumi.

" Kesalahpahaman bahwa tidak ada suara di ruang angkasa berasal karena sebagian besar ruang adalah hampa, tidak memberikan jalan bagi gelombang suara untuk merambat. Gugus galaksi memiliki begitu banyak gas sehingga kami telah menangkap suara yang sebenarnya. Ini diperkuat, dan dicampur dengan data lain, untuk mendengar lubang hitam!," tulis NASA.
Namun, reaksi unik muncul dari seorang anggota polisi India. Sandeep Mittal mentweet bahwa suara lubang hitam tersebut sebenarnya adalah suara 'Om', salah satu kata paling suci dalam agama Hindu.
“ Suara ini dinamai 'Om' oleh orang bijak kami. Munculnya alam semesta dan akhirnya. Suara ini memiliki kapasitas untuk membawa akhir dunia. Ini lebih berdampak daripada apa pun, organisme, atau planet. Ketika kita mengatakan itu adalah takhayul, NASA mengatakan itu adalah sains," cuitan anggota tambahan Direktur Jenderal Tamil Nadu tersebut, dilansir dari India.com.
Rekaman suara lubang hitam itu viral hingga menuai beragam komentar netizen.
“ Terkejut bahwa orang-orang seperti Anda percaya pada klaim seperti itu. NASA tidak pernah mengatakan itu OM. Itu adalah suara yang juga akan dihasilkan ketika Anda mencelupkan diri ke dalam air. Setiap ruang hampa udara dan pergerakan udara yang dekat akan membuat suara seperti itu.”
“ Jangan katakan apa-apa Pak. NASA punya bukti, saya tidak dapat menemukan suara Om. Jangan jadi bahan tertawaan. Biarlah sains dan agama menjadi hal yang dapat dibedakan”
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
The misconception that there is no sound in space originates because most space is a ~vacuum, providing no way for sound waves to travel. A galaxy cluster has so much gas that we've picked up actual sound. Here it's amplified, and mixed with other data, to hear a black hole! pic.twitter.com/RobcZs7F9e
— NASA Exoplanets (@NASAExoplanets)August 21, 2022
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A