Nikah Tanpa Restu Orangtua Mempelai Perempuan, Tak Sah?

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 28 November 2016 20:02
Nikah Tanpa Restu Orangtua Mempelai Perempuan, Tak Sah?
Pernikahan berlansung, tetapi pihak orangtua mempelai perempuan tidak memberikan restu.

Dream - Pernikahan adalah menyatukan dua insan manusia. Sebuah pernikahan mensyaratkan adanya wali, yang menandakan restu orangtua dari masing-masing pihak.

Tetapi, banyak kasus pernikahan berlangsung tanpa restu orangtua. Pernikahan tetap diadakan padahal pihak orangtua mempelai perempuan tidak memberikan restu.

Terkait pernikahan semacam ini, apakah hukumnya tetap sah?

Dikutip dari rubrik Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama, pernikahan harus memenuhi empat rukun agar sah. Rukun nikah tersebut yaitu shigat atau ijab-qabul, mempelai laki-laki, mempelai perempuan, dua orang saksi, dan wali.

Dari kelima rukun tersebut, apabila satu saja rukun tidak terpenuhi maka pernikahan dapat dinyatakan tidak sah. Terutama restu orangtua pihak perempuan.

Ini karena orangtua pihak perempuan termasuk salah satu rukun pernikahan yang tidak boleh dilanggar.

Selengkapnya, baca pada tautan ini.

Beri Komentar