Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pemakaman Pasien Covid-19 (Merdeka.com)
Dream - Seorang ibu dengan usia kandungan 8 bulan di Kota Batu, Jawa Timur meninggal dunia bersama janinnya. Sang ibu dinyatakan positif Covid-19.
Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Baru, M Chori, menjelaskan pasien 34 tahun itu meninggal pada 17 Juni 2020. Saat meninggal, pasien tersebut masih berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
" Saat itu, sekitar pukul 22.00 WIB, yang bersangkutan dinyatakan meninggal oleh dokter UGD RS Karsa Husada. Proses pemakaman menggunakan protokol Covid-19," ujar Chori, dikutip dari Liputan6.com.
Chori mengatakan hasil swab dari pasien hamil tersebut baru keluar dua hari setelahnya, tepatnya pada 19 Juni 2020. Hasilnya menyatakan ibu yang merupakan warga Desa Sumberejo, Kecamatan Batu itu positif tertular Covid-19.
Dia juga menjelaskan pasien tersebut sempat mengeluh perutnya kencang pada 2 Juni 2020. Dia lalu berobat ke Puskesmas.
" Kemudian diberikan rujukan ke RS Baptis, Kota Batu," kata dia.
Usai dirujuk dan memeriksakan diri ke RS Baptis, pasien tersebut menjalani rawat jalan. Pada 10 Juni, ibu itu mengalami pendarahan sehingga dilarikan ke RS Baptis lagi.
Saat ditangani, pasien mengalami gejala batuk. Kemudian, pasien diminta menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut.
Kondisi itu hamil itu sempat membaik. Sehingga pasien tersebut dibolehkan pulang pada 12 Juni 2020.
Tetapi, pada 15 Juni, pasien mengalami kontraksi dan dibawa kembali ke RS Baptis. Pasien kemudian dirawat dan pihak rumah sakit melakukan tes cepat Covid-19 dengan hasil non-reaktif.
Karena pasien mengalami pneumonia, pihak rumah sakit memutuskan untuk melakukan tes swab. Kondisi pasien terus memburuk dan pada 17 Juni, ibu hamil terseebut dirujuk ke Rumah Sakit Karya Husada.
Sekitar pukul 22.00 WIB, ibu hamil tersebut meninggal dinyatakan meninggal dunia dan dimakamkan dengan protokol standar Covid-19.
Chori mengatakan dari keterangan suami pasien, ibu tersebut tidak punya riwayat bepergian ke luar kota. Tetapi, pasien sempat dikunjungi ibunya.
" Dalam dua minggu terakhir, almarhumah menerima kunjungan dari ibunya, yang merupakan warga Dusun Rembug Sidomulyo," kata dia.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya