Ilmuwan: Kiamat Kian Dekat!

Reporter : Sandy Mahaputra
Sabtu, 24 Januari 2015 12:05
Ilmuwan: Kiamat Kian Dekat!
Kelompok ilmuwan ternama dunia bakal berkumpul. Mereka akan memutuskan apakah perlu menyetel ulang Doomsday Clock (Jam Kiamat).

Dream - Sekelompok ilmuwan internasional, termasuk 18 pemenang Hadiah Nobel, akan bertemu untuk memutuskan pada pekan ini apakah mereka perlu menyetel ulang Doomsday Clock (Jam Kiamat) di tengah kekhawatiran tentang perubahan iklim dan meningkatnya ketegangan nuklir.

Pada Kamis pukul 4 sore waktu GMT, kelompok ilmuwan yang tergabung dalam Bulletin of the Atomic Scientists (BAS) akan mengumumkan apakah menit Doomsday Clock perlu dimajukan atau dimundurkan sebelum tengah malam yang menjadi penanda dimulainya kerusakan di planet Bumi.

Terakhir kali Doomsday Clock disesuaikan pada Januari 2012, ketika menitnya dimajukan ke depan sebanyak 5 menit sebelum tengah malam.

Waktu itu, para ilmuwan memperingatkan bahwa desain reaktor nuklir yang lebih aman perlu dikembangkan dan dibangun dengan pelatihan dan pengawasan yang lebih baik untuk mencegah bencana di masa depan.

Kekhawatiran tersebut dibuktikan dengan bocornya reaktor nuklir Fukushima 1 di Jepang akibat gempa dan tsunami.

Doomsday Clock pertama kali dicetuskan BAS pada 1947 ketika fisikawan yang bekerja di Proyek Manhattan mengembangkan bom atom pertama di dunia. Saat itu, Doomsday Clock dimajukan 7 menit sebelum tengah malam.

Konsep Doomsday Clock dirancang sebagai cara BAS dan komunitas ilmiah yang lebih luas menyampaikan bahaya nuklir kepada politisi dan masyarakat di seluruh dunia.

Kini, konsep ini juga berlaku untuk perubahan iklim dan bencana lain yang akan menghancurkan umat manusia.

Penyesuaian terburuk dari Doomsday Clock terjadi pada 1953 saat AS memutuskan untuk menciptakan bom hidrogen, yang lebih mematikan daripada bom atom. BAS mengatur menit Jam Kiamat 2 menit sebelum tengah malam.

Sementara penyesuaian terbaik terjadi pada 1991 saat Perang Dingin antara AS dan Uni Soviet berakhir. Saat itu, ilmuwan menyetel menit Jam Kiamat 17 menit sebelum tengah malam.

Jam Kiamat ini telah menjadi indikator yang diakui secara universal terkait kerentanan dunia terhadap bencana dari senjata nuklir, perubahan iklim, dan kemajuan teknologi.

Dari beberapa indikasi, seperti tak berjalannya kesepakatan pengurangan senjata nuklir AS dan Rusia, modernisasi alat utama sistem pertahanan negara-negara di dunia, dan pemanasan global, para ilmuwan yang berkumpul nampaknya akan menyetel ulang Jam Kiamat.

(Sumber: Daily Mail)

Beri Komentar