Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Pasangan Capres-cawapres Peserta Pilpres 2019 (Liputan6.com)
Dream - Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan imbauan kepada masyarakat jelang masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. MUI berpesan agar masyarakat tetap menjaga dan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.
Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi, mengatakan sejatinya Pemilu merupakan ajang memilih pimpinan nasional. Untuk itu, sepatutnya dilakukan dengan cara yang baik.
" MUI memberikan apresiasi kepada para peserta Pemilu baik Pilpres maupun Pileg yang sudah menyatakan komitmennya untuk menyelenggarakan Pemilu secara damai," kata Zainut dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 25 September 2018.
Penyelenggara Pemilu diharapakan mampu bersikap jujur, adil dan menjaga profesionalitasnya. Ini demi terciptanya rasa aman, damai, tertib dan bermartabat.
Jika hal itu dilakukan, kata Zainut, masyarakat secara otomatis akan menggunakan hak pilihnya dengan penuh kesadaran, tanggung jawab tanpa adanya tekanan maupun paksaan dari pihak manapun.
Selanjutnya, Zainut meminta para peserta Pemilu hendaknya mengedepankan nilai-nilai yang baik saat kampanye. Jangan membuat situasi menjadi panas dengan menyerang lawan.
" Misalnya dalam menyampaikan pendapat harus tetap mengindahkan nilai-nilai kesantunan, kepatutan, akhlak mulia, serta menjauhkan diri dari praktik politik kotor seperti kampanye hitam, provokasi, intimidasi, ujaran kebencian, hoaks, fitnah, politik uang dan politik SARA," ujar Zainut.
Jika suasana memanas, tokoh agama serta tokoh masyarakat diharapkan mampu menetralisir keadaan dengan menjadi penengah.
" Kepada aparat kepolisian diminta untuk bertindak tegas, adil, transparan dan profesional," ucap dia. (ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya