Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Nasi Biryani (Foto: Shutterstock)
Dream - Seorang pria di Dubai, Uni Emirat Arab, Ghulam Abbas, didiagnosis menderita kanker lanjut stadium lanjut. Dokter menyatakan tidak ada jalan lain bagi kesembuhan Abbas selain membuang lambungnya.
Sebelum operasi dikerjakan, Abbas menyampaikan permintaan terakhirnya kepada dokter. Dia tidak berpesan tentang wasiat, melainkan ingin memuaskan satu keinginan terakhirnya.
Abbas ingin menyantap nasi biryani ayam sampai puas.
" Saya memohon kepada dokter agar diizinkan makan nasi biryani ayam sebagai makanan terakhir saya sebelum dioperasi," kata Abbas, dikutip dari Alarabiya, Senin 24 September 2018.
Beruntung, dokter mengizinkan Abbas memenuhi keinginannya. Istrinya langsung menyiapkan segalanya.
" Lalu adik saya membawanya ke rumah sakit," kata Abbas seperti dilansir Khaleej Times.
Abbas menderita kanker yang sangat agresif. Bahkan dokter menyebut kasus gastrektomi yang dialami Abbas adalah yang pertama ditemukan di Dubai.
Sebelum didiagnosis, Abbas sempat muntah hebat dan merasakan sakit yang sangat di bagian perutnya. Setelah melakukan pemeriksaan, seluruh lambungnya ditutupi kanker.
Saking parahnya, dokter menyatakan pengobatan menggunakan kemoterapi tidak manjur. Itulah sebabnya Abbas harus dioperasi untuk mengambil lambungnya.
Saat ini, Abbas menjalani kemoterapi untuk mencegah kanker menyebar. Ini menyebabkan porsi makannya menjadi sangat sedikit.
Dia lalu memuji kehebatan istrinya yang selalu menyiapkan makanan porsi kecil. Sedangkan Abbas harus mengukur seberapa kuat dia makan.
" Usai operasi saya makan makanan berbentuk cair dan sekarang mulai agak kasar. Saya segera bisa makan makanan tidak pedas dengan porsi kecil," ucap dia.
Karena tak punya lambung, dokter menggantinya dengan usus kecil.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya