Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
GESS Indonesia 2018 Akan Digelar Beberapa Hari Lagi. (Foto: GESS Indonesia)
Dream – Global Educational Supplies and Solutions (GESS) Indonesia 2018 sebentar lagi akan digelar. Ribuan profesional dan pelaku bisnis di sektor pendidikan akan hadir memperkenalkan konsep pembelajaran yang lebih bermutu.
Dikutip dari keterangan tertulis GESS yang diterima Dream, Senin 24 September 2018, event ini akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 26-28 September 2018. Sejumlah praktisi lokal dan para pemimpin industri di seluruh dunia akan hadir dalam event yang dirancang inspiratif dan dinamis itu.
“ Wworkshop dengan praktik secara langsung agar dapat menempatkan pembelajaran tersebut langsung di ruang kelas,” kata Direktur Pemasaran dan Konferensi Tarsus Group, GESS Indonesia, Sarah Palmer.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ari Santoso, mengharapkan GESS 2018 bisa berkontribusi langsung terhadap peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Tujuannya agar bisa menciptakan generasi yang berilmu dan bermoral tinggi.
“ Mewujudkan pembelajaran bermutu dengan akses yang meluas, merata, dan berkeadilan, ini sesuai dengan misi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI periode 201—2019,” kata Ari.
Para guru yang hadir dalam program konferensi ini dipastikan dapat hadir tanpa dipungut biaya sepeserpun ini. Pada event sebelumnya, para guru mengaku mendapatkan banyak manfaat dan peningkatan kemampuan dari sejumlah presentasi yang digelar.
“ Sebagai guru, kami berharap GESS Indonesia 2018 dapat menjadi jembatan dalam penerapan teknologi pada proses belajar mengajar guna meningkatkan kualitas, efisiensi, serta kemudahan bagi guru dan murid-muridnya,” kata Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI), Muhammad Ramli Rahim.
Ketua Asosiasi Dosen Indonesia, Dino Patti Djalal, mendorong para profesional di pendidikan tinggi untuk berpartisipasi dalam acara GESS 2018. Dino mengatakan transformasi metode pembelajaran konvensional ke arah modern dengan penggunaan teknologi, dipercaya mampu meningkatkan efisiensi pembelajaran antara dosen dengan mahasiswanya.
“ Kami berharap acara GESS Indonesia 2018 bisa memberikan input dan arahan terhadap transformasi metode pembelajaran tersebut,” kata dia.
Sekadar informasi, Indonesia didukung oleh berbagai otoritas lokal seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan DKI Jakarta, serta asosiasi guru dan dosen.
Di acara ini, ada beberapa presentasi yang akan disajikan, seperti Pengajaran di Masa Depan oleh Ketua Eksekutif Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO, Arief Rachman. Di bidang pendidikan anak usia dini, ada juga presentasi tentang mengurangi masalah stunting di Indonesia.
Di acara ini juga, lebih dari 50 perusahaan, organisasi, dan merek lokal dan internasional, memamerkan produk dan solusi untuk pasar pendidikan. Plus, ada pameran dari paviliun BESA UK, Worlddidac, paviliun China, serta Inovasi dan paviliun EdTech Start-Up yang menampilkan produk pendidikan terbaru yang inovatif di pasar.
GESS Indonesia juga akan menjadi tuan rumah Indonesian Teacher Award, dalam kemitraan dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Agama; sementara Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi akan menjadi ujung tombak seminar internasional tentang bagaimana teknologi inovasi berdampak pada kualitas pendidikan di Indonesia.
Pengunjung dihapapkan untuk dapat mendaftar online di www.gessindonesia.com. Acara yang akan berlangsung selama tiga hari ini sepenuhnya gratis tanpa dipungut biaya.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya