Mulai Desember, Kota Bogor Larang Kantong Plastik

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 24 September 2018 10:17
Mulai Desember, Kota Bogor Larang Kantong Plastik
Jumlah sampah plastik di Kota Bogor mencapai 100 ton per harinya.

Dream - Pemerintah Kota Bogor serius dalam menekan pencemaran lingkungan. Terhitung mulai 1 Desember 2018, kantong plastik tidak diperbolehkan lagi dipakai di minimarket, pasar swalayan, serta mal di seluruh Kota Bogor.

Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Mochamad Ade Nugraha, mengatakan larangan ini resmi berlaku setelah terbitny Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 61 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik.

" Ini sebagai payung hukum untuk pelarangan kantong plastik," ujar Nugraha, dikutip dari Liputan6.com, Senin 24 September 2018.

Sosialiasi terus dilakukan di sejumlah pasar swalayan dan mal. Selain itu, juga dibagikan kantong ramah lingkungan kepada masyarakat.

" Kami akan sosialisasi ke masyarakat seperti di taman-taman ataupun di pusat perbelanjaan supaya saat belanja membawa kantong dari rumah," ucap dia. (ism)

1 dari 1 halaman

100 Ton Sampah Plastik per Hari

Nugroho menjelaskan jumlah sampah yang dihasilkan di Kota Bogor sangat besar. Per hari, sampah mencapai 700 ton dengan 100 ton merupakan plastik.

" Tentu ini sangat memprihatinkan. Apalagi sampah plastik butuh waktu 200 tahun agar bisa terurai," ucap Nugroho.

Kebijakan pelarangan kantong plastik ini diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang sulit terurai. Dengan begitu, dampak kerusakan lingkungan dapat dikurangi.

Jika aturan ini berlaku, Kota Bogor menjadi daerah keempat di seluruh Indonesia yang melarang penggunaan kantong plastik. Tiga daerah yang sudah menerapkan kebijakan serupa adalah Kota Banjarmasin, Balikpapan, serta Kota Bandung.

" Mudah-mudahan ke depan pelarangan ini juga bisa diterapkan di pasar tradisional," tutur Nugroho.

(ism, Sumber: Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Beri Komentar