Indahnya Toleransi Saat Pasangan Non-Muslim Ikut Tunggu Waktu Buka Puasa

Reporter : Sugiono
Rabu, 29 Mei 2019 10:01
Indahnya Toleransi Saat Pasangan Non-Muslim Ikut Tunggu Waktu Buka Puasa
Momen berupa toleransi antar pemeluk agama di sebuah restoran cepat saji itu begitu menyentuh.

Dream - Toleransi antar pemeluk agama menjadi hal yang sedikit langka di era sekarang. Gesekan antar umat beragama sering terjadi hanya karena masalah sepele.

Namun, kerukunan antar pemeluk agama yang berbeda terlihat begitu indah di Malaysia.

Dilansir World of Buzz, seorang netizen bernama Mohd Fuzaimie membagikan momen mengharukan di Facebook.

Momen berupa toleransi antar pemeluk agama di sebuah restoran cepat saji itu begitu menyentuh.

1 dari 3 halaman

Ikut Menunggu Hingga Waktu Buka Puasa

Fuzaimie membagikan bagaimana pasangan suami istri non-Muslim rela menunggu umat Islam berbuka sebelum akhirnya ikut makan juga.

Pasangan Tionghoa itu bisa saja makan pesanan mereka begitu pelayan mengantarkan makanan ke meja mereka.

Tapi apa yang diperbuat pasangan tersebut sungguh layak dapat pujian. Mereka ikut menunggu hingga waktu buka puasa.

Mereka ingin menghormati umat Muslim yang memang sedang menunggu waktu buka puasa dengan memesan makanan lebih awal.

2 dari 3 halaman

Dibujuk Makan Duluan, Bersikeras Menunggu Buka Puasa

Dalam postingan, Fuzaimie menceritakan bagaimana pria China itu bertanya apakah Muslim baru makan jam 7 malam.

Fuzaimie menjawab bahwa Muslim baru boleh makan jam 7.10. Saat itu waktu buka puasa kurang 15 menit lagi.

" Kami (Muslim) baru boleh makan jam 7.10, kalau Paman bisa makan sekarang," tulis Fuzaimie.

Tapi pria itu memberikan jawaban yang sungguh menyejukkan hati.

" Tidak apa-apa. Kami bisa menunggu agar bisa makan sama-sama," kata pria China itu.

 

3 dari 3 halaman

`Terima Kasih`

Meski Fuzaimie sudah membujuk pria China itu untuk makan duluan, tapi dia tetap bersikeras untuk menunggu hingga waktu buka puasa.

Setelah 15 menit, mereka pun ikut menikmati makanan yang dipesan bersama pelanggan Muslim yang berbuka puasa.

" Terima kasih atas penghormatannya kepada kami, Muslim dan Melayu," kata Fuzaimie kepada pria itu.

Banyak netizen yang memuji pria China karena penuh pengertian dan perhatian.

Sebenarnya sebagian besar Muslim akan baik-baik saja jika orang-orang makan di sekitar mereka.

Tetapi tindakan pria itu untuk ikut menunggu buka puasa telah memperlihatkan semangat toleransi sejati.

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak