Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pencarian Kehidupan Asing Di Luar Bumi Telah Dilakukan Dalam Beberapa Dekade (foto Ilustrasi)
Dream - Misi pencarian terhadap tanda-tanda kehidupan asing di luar Bumi tak pernah berhenti. Berbagai teknologi muktahir telah dilibatkan, tapi hingga kini hasilnya nihil.
Seorang profesor dari University of Cadiz, Spanyol bernama Gabriel De la Torre, punya alasan mengapa misi itu tak kunjung berhasil. " Mungkin ada baiknya apabila manusia tidak akan dapat menemukan alien atau makhluk hidup di luar bumi," ujar dia dilansir Daily Mail, Kamis 8 Mei 2014.
Kata dia, ada beberapa alasan kenapa makhluk asing atau alien tidak dapat ditemukan. Pertama, karena kurangnya pengetahuan yang menyangkut antariksa termasuk alien. Kedua, manusia masih terlalu sibuk mengurusi kehidupan sendiri. Faktor terakhir karena agama menjadi unsur terkuatnya.
Semua faktor itu diungkapkan, setelah dia melakukan survei dari 116 mahasiwa dari Amerika Serikat, Italia dan Spanyol. Pemilihan responden dengan pertimbangan mahasiswa di masa depan bakal menjadi penentu kebijakan.
Beragam pertanyaan diberikan kepada responden, seputar agama, lingkungan, ilmu pengetahuan, kegiatan sehari-hari dan pendapat mereka tentang masalah kehidupan.
Hasilnya menunjukkan masih besarnya pengaruh agama, 72,8 persen meyakini keberadaan setan dan malaikat, tak berpikir manusia adalah asal usul dari pemanasan global (33,7 persen), pentingnya badan antariksa (82,1 persen), militer seharusnya memainkan peran utama dalam kontak dengan alien (71,4 persen), alien potensial menaklukkan manusia bila ditemukan (80 persen), alien telah mengunjungi manusia di masa lalu (78 persen).
" Kesimpulanya pengetahuan ilmiah terkait antariksa kurang bagus. Lebih banyak menjelaskan dari aspek agama, Jadi saya pikir lembaga antariksa harus meningkatkan upaya pendidikan," kata De la Torre.
" Jadi ini kenapa saya katakan manusia belum siap apabila harus bertemu dengan alien atau juga menemukannya" .
Dia menambahkan ada kemungkinan makhluk asing itu ada di luar sana dan berbeda dari sisi fisik, mental, sosial dan moralnya dari manusia.
" Mungkin saja tidak seperti manusia yang memiliki tubuh dengan unsur biologi, tidak menutup kemungkinan mereka adalah robot," ujar De la Torre yang bekerja untuk proyek Mars 500.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya