Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Odditycentral.com
Dream - Bekerja menjadi rutinitas utama hampir setiap orang dewasa saban hari. Bisa dibilang dalam satu minggu kita bisa menghabiskan lima sampai enam hari di kantor.
Dan, bagi yang kerja kantoran, dalam satu hari kita bisa menghabiskan kurang lebih 8 jam duduk menatap komputer. Belum lagi banyak perkerja kantoran yang mager alias malas bergerak jika tengah bekerja.
Lantas apa jadinya jika rutinitas itu terus kita lakukan bahkan hingga 20 tahun ke depan?
Dilansir oleh odditycentral.com, sejumlah pakar kesehatan yang dipimpin oleh ahli perilaku William Higham menciptakan sebuah boneka yang memperlihatkan bagaimana tubuh manusia setelah 20 tahun bekerja dengan rutinitas yang sedikit bergerak.
William beserta timnya mengumpulkan data 3.000 pekerja kantoran di Prancis, Jerman, dan Inggris.
Sebanyak 50 pekerja asal Inggris mengatakan bahwa mereka telah mengalami sakit mata. Sebanyak 48 persen dari mereka mengalami sakit punggung.
Kemudian, 48 persen dari mereka mengalami eczema yang dikarenakan stress, kelebihan berat badan, dan pembengkakan lengan.
Dari data-data penelitian yang dinamai “ The Work Colleague of the Future” itu terciptalah Emma. Sebuah boneka berukuran manusia.
Emma tampak tidak sehat, ia memiliki kaki penuh varises. Matanya datar, terlihat merah dan sendu. Belum lagi punggungnya bungkuk dan kulitnya sangat pucat.

Emma merupakan gambaran atas apa yang terjadi pada tubuh para pekerja di masa depan, jika dalam 20 tahun kedepan mereka tidak mengubah kebiasaan kantornya dari sekarang.

“ Kecuali kita membuat perubahan yang berarti dalam lingkungan pekerjaan. Seperti bergerak lebih banyak, istirahat untuk berjalan kaki di tengah bekerja, atau mengubah layout tempat kerja. Kantor kita akan membuat kita sangat sakit,” tutur William.
Dream – Bekerja berjam-jam duduk di depan komputer atau laptop ternyata bisa mengganggu kondisi kesehatan. Sepintas, tubuh seperti tidak gampang lelah karena duduk seharian.
Tapi, kondisi ini menyebabkan gangguan kesehatan, baik secara fisik maupun mental.
Agar rutinitas yang seharian duduk berjam-jam untuk bekerja tidak berdampak buruk pada kesehatan, kamu harus melakukan sejumlah tindak pencegahan. Ada sejumlah tips dan tindak pencegahan yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan di tengah rutinitas pekerjaan yang tak bisa lepas dari monitor.
Berikut ini adalah 4 tips sehat bagi perempuan yang duduk berjam-jam selama bekerja, dikutip dari Fimela, Kamis 1 Oktober 2019.
Selalu Ambil Jeda untuk Berdiri dan Jalan-Jalan
Duduk berjam-jam dan menjadi rutinitas harian dalam jangka waktu lama bisa memengaruhi postur tubuh kita. Dilansir dari lifehack.org, sendi-sendi tubuh bisa mulai terasa nyeri, fleksibilitas tubuh menurun, dan energi juga semakin berkurang.
Untuk itu, di sela-sela bekerja, usahakan untuk mengambil jeda setiap beberapa menit sekali untuk berdiri dan berjalan-jalan. Sekadar berjalan ke toilet atau ke pantry bisa bantu memperbaiki kondisi tubuh.
Olahraga Rutin

Aktivitas fisik dan gerak tubuh perlu dilakukan setiap hari. Olahraga rutin akan sangat membantu kondisimu untuk tetap bugar di tengah rutinitas harus bekerja berjam-jam di depan komputer setiap hari. Olahraga lari, bersepeda, atau ikut kelas aerobik bisa bantu menjaga kesehatan tubuhmu.
Kurangi Camilan Karbohidrat dan Gula
Berlebihan mengonsumsi karbohidrat, lemak, dan gula bisa mengganggu sistem pencernaanmu. Bahkan bisa membuat berat badan naik.
Obesitas merupakan masalah serius yang dihadapi oleh para pekerja yang sehari-hari menghabiskan banyak waktu duduk bekerja. Apalagi bila kolesterol dan tekanan darah naik, gangguan kesehatan seperti masalah jantung bisa jadi problema tersendiri.
Tidur Cukup
![]()
Kurang tidur bisa membuat tubuh kurang berenergi. Jika hal ini terjadi, kita akan merasa sangat sensitif dan mudah marah. Dampaknya produktivitas akan menurun sehingga semangat bekerja akan menurun. Tidur yang cukup setiap harinya akan sangat membantu menjaga semangat dan produkivitas kerjamu dengan lebih baik.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya