Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
KH Salahuddin Wahid. (foto: Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017, berbagai pernyataan seputar calon pemimpin beredar. Salah satu yang cukup ramai diperbincangkan ialah latar belakang keagamaan calon pemimpin ibukota.
Polemik mengenai latar belakang keagamaan itu berhembus kencang kala seorang ulama terkemuka mengeluarkan pernyataan. Dia menyebut "lebih baik pemimpin kafir yang adil dari pada pemimpin islam yang dzolim."
Pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng, KH Salahuddin Wahid menanggapi polemik itu dengan santai. Saat berkunjung ke kediaman, ulama yang akrab di sapa Gus Solah itu menjawab ringan pernyataan itu.
"Pertanyaannya, memang tidak ada pemimpin Islam yang adil gitu? Kan masih banyak. Ha ha ha," kata Gus Solah, di Jombang, Minggu, 29 Mei 2016.
Gus Solah menilai pernyataan yang keluar dari ulama itu kurang pas. Sebab, pernyataan yang merupakan pendapat pribadi itu dikeluarkan di ruang publik.
"Jadi, tidak pas lah. Menyampaikannya tidak pas, sehingga jadi kecaman," ucap dia.
Menurut dia, polemik latar belakang keagamaan dalam Islam memang masih ada perbedaan antarulama. Sehingga, perlu ada kesadaran menghargai munculnya berbagai pendapat itu.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan