Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber: Polda Metro Jaya)
Dream - Penyidik gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Tangerang Kabupaten melakukan pengejaran lelaki berinisial AG yang diduga pelaku mutilasi wanita hamil di Cikupa, Tangerang.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Khrisna Murti mengatakan, penyidik sudah mendapatan keterangan kunci dari salah satu saksi yang menyebut AG, suami korban yang melakuan pembunuhan tersebut.
" Kami sudah dapat keterangan dari salah satu saksi kunci, anggota masih di lapangan, terduga pelaku atas nama AG, itu berdasarkan keterangan saksi kunci. Sekarang sedang kami kejar," katanya, Sabtu 16 April 2016.
Sementara, apakah AG sebagai suami korban apa bukan penyidik masih terus melakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi kunci tersebut, pelaku memintanya untuk membuang potongan tubuh dan barang bukti bersama pelaku.
" Ini artinya ada keterangan yang signifikan terkait peristiwa terbunuhnya korban. Nanti setelah diungkap, baru kita ketahui perannya dengan korban," ujar Krishna.
Informasi tentang identitas korban akan diketahui dari keterangan saksi maupun identifikasi terhadap jati diri maupun ciri ciri korban.
Terkait hasil autopsi, korban dibunuh dengan dengan cara dipukul di bagian kepala. Setelah itu, tubuhnya dipotong potong, bayinya mati, kaki kanan kiri terpotong, tangan kanan kiri terpotong. " Jadi ada kekerasan sebelum dia meninggal dunia" .
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya