Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ketua LPPNU Marwan Jafar (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdatul Ulama (LPPNU) menggelar Rembug Nasional dan Rapat Kerja Nasional untuk memperkuat kinerja organisasi dan merancang program pemberdayaan pertanian.
Acara yang digelar di Hotel Acadia, Jakarta, Jumat, 15 April 2016 itu turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj, dan Ketua LPPNU sekaligus Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Marwan Jafar.
Dalam sambutannya, Marwan mengatakan, PBNU harus berani mengambil peran untuk memperkuat pemberdayaan petani dan nelayan di Indonesia. Sebab, dia menambahkan, masih banyak petani yang jauh dari sejahtera.
" Untuk itu NU harus hadir di tengah-tengah petani dan nelayan. NU harus dapat membuat gerakan nasional untuk petani dan nelayan kita," kata Marwan, Jumat, 15 April 2016.
Selain itu, dengan mulai bekerjanya LPPNU, maka diharapkan ada terobosan untuk mendukung ruang gerak petani dan nelayan. Dia berharap LPPNU dapat memanfaatkan fungsi advokasi dalam gerakan itu.
" Maka lakukanlah advokasi agar petani dan nelayan dapat mendapatkan lahan dan kebijakan yang memudahkan," ucap dia.
Dia berharap hasil rapat kerja nasional itu dapat menghasilkan program pemberdayaan yang implementatif bagi petani dan nelayan. Bahkan, dia mengharapkan munculnya terobosan yang berdampak langsung bagi petani dan nelayan.
" Semoga dalam rapat kerja itu muncul rekomendasi yang futuristik bagi petani dan nelayan," ucap dia.
Lebih lanjut, Marwan berharap, LPPNU dapat mewacanakan terbentuknya badan pangan nasional. Menurut dia, badan pangan nasional yang independen dapat berguna untuk mengatur lalu lintas logistik nasional, distribusi, kontrol harga pangan dan bertanggung jawab proses logistik secara nasional.
" Badan pangan nasional akan membantu mengurangi impor. Sebab, masyarakat tahu, saat ini swasembada pangan belum dapat tercapai," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang