Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Arus kendaraan diperkirakan akan meningkat saat liburan panjang akhir pekan ini. Kemacetan diprediksi akan terjadi di sejumlah ruas jalanan di tiga provinsi meliputi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat pada 5-8 Mei 2016.
" Akan terjadi peningkatan volume pada ruas-ruas penggal Jalan Nasional dan jalan tol dalam kota yang keluar Jakarta. Peningkatan pengunjung di tempat wisata dalam kota dan pusat-pusat perbelanjaan," ujar Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Bidang Penegakan Hukum (Gakum) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, dalam keterangan tertulis, Selasa, 3 Mei 2016.
Untuk mengurai kepadatan kendaraan di beberapa titik seperti rest area dan pintu tol, Budiyanto mengatakan pihaknya telah menyusun skenario. Skenario yang terbagi dalam tiga kontijensi ini akan dijalankan mulai tanggal 4 Mei 2016.
Pada kontijensi 1, Budiyanto mengatakan akan terjadi antrean kendaraan pada gerbang tol atau rest area. Antrian diprediksi antara 1-5 km.
" Cara bertindak petugas membantu memperlancar proses traksaksi pada gate atau gerbang transaksi, buka tutup rest area dan menurunkan tim urai," kata dia.
Pada kontijensi 2, antrean kendaan akan terjadi menjelang rest area dengan panjang lebih dari 5 km. Di titik ini, laju kecepatan kendaraan berada pada kisaran 0-5 km per jam.
" Cara bertindak petugas, melakukan kegiatan kontijensi 1, melakukan contra flow, dan melakukan buka tutup exit tol," ucap Budiyanto.
Sedangkan pada kontijensi 3, kondisi tol dalam keadaan sangat padat hingga menyebabkan terhentinya laju kendaraan. Ini merupakan akumulasi dari kontijensi 1 dan 2.
" Cara bertindak petugas, pengalihan arus kendaraan dari jalan tol ke ruas jalur arteri. Penempatan petugas akan inzert mulai tanggal 4 Mei 2016 siang hari untuk pemantauan dan melakukan kegiatan-kegiatan penjagaan, pengaturan, dan lain-lain," kata dia.
Lebih lanjut, Budiyanto mengatakan pihaknya akan mulai mengurangi volume kepadatan dengan mengendalikan kendaraan besar pada 5 dan 6 Mei 2016.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya