Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Banjir Di Jalan H Noer Ali, Bekasi (ANTARA FOTO/Risky Andrianto
Dream - Guyuran hujan sejak kemarin menyebabkan banjir di sejumlah titik di Bekasi, Jawa Barat. Sedikitnya 12 perumahan terkena dampak banjir ini.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir terjadi dengan ketinggian mencapai 1,2 hingga 1,3 meter.
"Perumahan masyarakat terencam dengan tinggi muka air mencapai 1,2 meter sampai dengan 1,3 meter akibat hujan dengan intensitas tinggi sehingga sungai meluap," kata Sutopo dalam keterangan tertulis diterima Dream, Senin, 20 Februari 2017.

Banjir juga merendam Jalan H Noer Ali, tepatnya di bawah Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR). Akibatnya, jalur Jakarta-Bekasi dan sebaliknya terputus.


Banjir juga terjadi di Perumahan Buaran, merendam 95 rumah. Di samping itu, sejumlah rumah di kawasan Jati Makmur, Pondok Gede, turut terendam banjir.
Berikut titik-titik lokasi terkena banjir di Bekasi.
1. Perum Dosen IKIP,
2. Perum Surya Mandala Bekasi Selatan,
3. Mutiara Gading Timur (MGT),
4. Pondok Timur Indah (PTI),
5. Pondok Ungu Permai (PUP),
6. Perum Duta Indah,
7. Perum Interup Asri Jati Waringin,
8. Pondok Hijau Permai,
9. Pondok Chandra Melati Harapan Mulya,
10. Perum Bougenvil,
11. Perum Griya Jatisari,
12. Komplek Buana Risma.
Sutopo berujar, banjir yang merendam wilayah tersebut rata-rata mencapai 1,2 hingga 1,3 meter. "Untuk Koban mengungsi 119 jiwa mengungsi di Nasio Jatiasih, 160 jiwa mengungsi di Kalibaru," ujar dia.
Selain warga yang mengungsi, banjir di Bekasi juga membuat lima rumah warga mengalami rusak berat.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari