Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Inovasi Baru Kemenag di Musim Haji 2020

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 4 Maret 2020 20:01
Inovasi Baru Kemenag di Musim Haji 2020
Salah satu inovasi tersebut yaitu penerbangan haji dilayani tiga maskapai.

Dream - Menteri Agama, Fachrul Razi mengatakan pemerintah selalu berupaya untuk meningkatkan pelayanan dalam penyelenggaraan ibadah haji. Inovasi terus dijalankan, termasuk untuk musim haji 1441 H/2020 M

Fachrul mengatakan akan ada beberapa inovasi yang dijalankan pada musim haji tahun ini. Inovasi tersebut berkaitan dengan sejumlah fasilitas dan layanan.

" Inovasinya kali ini kita pakai tiga macam penerbangan," ujar Fachrul di Jakarta, Rabu 4 Maret 2020.

Tahun ini, penerbangan haji dilayani tiga maskapai yaitu Garuda Indonesia, Saudia Airlines dan Flynas Airlines. Maskapai penerbangan terakhir baru ditunjuk pemerintah pada tahun ini.

Inovasi Pemerintah Dalam Penyelenggaraan Haji 2020

(Menag Fachrul Razi, Kepala BKPH Anggita Abimanyi saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2020/Foto: Raissa Anjanique Nathania/Dream)

 

Selain penerbangan, inovasi juga dijalankan di penyediaan katering untuk jemaah haji.

" Dulu kalau makan di Mekah 40 kali kemudian tahun ini jadi 50 kali, kegiatan fast-track kita tambah, dan lain sebagainya," ucap Fachrul.

Lebih lanjut, Fachrul mengatakan pihaknya sudah siap menyelenggarakan ibadah haji yang rencananya dimulai pada Juni nanti. Tahapan yang berlangsung saat ini yaitu pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji dilanjutkan tes kesehatan untuk para jemaah haji.

(Laporan: Raissa Anjanique Nathania)

1 dari 5 halaman

Menag Fachrul Razi Optimistis Dapat Jatah Tambahan 10 Ribu Jemaah Haji di 2020

Dream - Menteri Agama, Fachrul Razi menyatakan telah mengajukan tambahan 10 ribu jemaah untuk musim haji 2020 kepada pemerintah Arab Saudi. Meski belum mendapat jawaban, Menag menyatakan pihak Saudi menyatakan jika usulan tambahan tersebut diterima bukan dianggap sebagai kuota.

" Katanya itu tambahan jemaah, buat kita nggak persoalan apa namanya," ujar Menteri Agama RI, Fachrul Razi dalam Konfersi Pers di Jakarta pada Selasa, 18 Februari 2020.

Fachrul optimistis pemerintah Saudi akan mengabulkan permintaan penambahan jumlah jemaah haji yang bisa berangkat di tahun ini. Keyakinan tersebut muncul setelah ada dukungan dari Presiden Joko Widodo.

Sambil menunggu jawaban dari pemerintah Saudi, Menag tetap mengasumsikan kuota haji pada 2020 ini sebanyak 231.000 atau sama seperti 2019.

Asumsi itu dibuat karena Arab Saudi sering kali memberikan kuota tambahan di detik-detik terakhir jelang musim haji berlangsung.

" Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pernah dapat tambahan 10 ribu jemaah tapi diberikannya pada saat mendadak sehingga kita mengalami kesulitan," ucap dia.

(Sah, Laporan: Rifani Indrianti)

2 dari 5 halaman

Sah Tak Naik! Ongkos Haji Tahun 2020 Sebesar Rp35,2 Juta

Dream - Ongkos haji tahun 2020 sah ditetapkan sebesar Rp 35.235.602. Kepastian tersebut diperoleh setelah adanya kesepakatan Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Agama (Kemenag) yang mengesahkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 2020.

Dengan penetapan tersebut, biaya haji tahun ini dipastikan tidak mengalami kenaikan.

" Menyepakati besaran rata-rata Bipih atau biaya yang harus dibayar langsung jemaah pada 1441 Hijriah atau 2020 Masehi rata-rata Rp35.235.602," ujar Ketua Panja Haji DPR, Marwan Dasopang di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis 30 Januari 2020.

Penetapan biaya itu berdasarkan pada asumsi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yakni US$1=Rp13.750. Dengan nilai tukar tersebut, DPR dan Kemenag yakin biaya penerbangan tidak akan mengalami kenaikan signifikan.

Marwan mengatakan biaya penerbangan dari Embarkasi ke Arab Saudi dan sebaliknya dibanderol dengan harga Rp 28,6 juta. Biaya tersebut menurun dibandingkan dengan 2019 sebesar Rp30.079.285.

Untuk living cost atau uang saku juga tidak mengalami kenaikan yakni. Setiap jemaah akan mendapatkan 1.500 riyal, setara Rp5,5 juta selama berada di Tanah Suci. 

3 dari 5 halaman

Sudah Termasuk Visa Haji

Yang berbeda dari tahun sebelumnya, Kerajaan Arab Saudi pada 2020 menerapkan visa kunjungan sebesar 300 riyal, setara Rp1,1 juta. Visa ini juga diberlakukan kepada para jemaah haji.

Dengan kebijakan itu, Saudi telah mencabut aturan visa progresif. Sedangkan menurut Marwan, biaya visa sudah termasuk ke dalam Bipih.

Dia melanjutkan jemaah haji hanya perlu membayar 51 persen dari total Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp 69.174.167,97.

" Sisanya Rp33.938.565,97 dibiayai dari dana nilai manfaat dan dana efesiensi tahun sebelumnya," kata dia.

Pada musim haji 2020 ini, Komisi VIII DPR dan Kemenag menyepakati penggunaan nilai manfaat dana optimalisasi Bipih dan BPIH tahun sebelumnya dan tahun berjalan. Jumlahnya mencapai Rp7.164.668.846.603.92.

Kuota haji Indonesia pada 2020 ini disetujui oleh Kerajaan Arab Saudi sebanyak 231 ribu orang. Jumlah kuota tersebut juga tidak mengalami penambahan dari tahun lalu.

4 dari 5 halaman

Tahun Ini 1 Persen Kuota Haji Reguler Diberikan untuk Lansia

Dream - Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi memastikan Kementerian Agama akan memprioritaskan jemaah haji lanjut usia (lansia) untuk berangkat haji ke Tanah Suci. Bahkan akan ada jatah tersendiri untuk para Lansia.

" Mulai tahun ini lansia kita berikan jatah sendiri," ujar Fachrul di Jakarta, Rabu, 29 Januari 2020.

Fachrul mengatakan, satu persen kuota haji jemaah reguler dikhususkan untuk jemaah Lansia. Bila saat ini kuota haji reguler berjumlah 204 ribu, maka akan ada 20.400 lansia yang akan berangkat haji setiap tahunnya.

" Jadi, (Kemenag) kasih jatah satu persen dari haji reguler," ucap dia.

Selain itu, Kemenag juga memberikan tambahan bagi kuota cadangan jemaah haji reguler. Mulanya, kuota cadangan hanya berjumlah 5 persen dan kini menjadi 10 persen.

" Kemudian ada juga di haji cadangan 10 persen, lima persennya untuk lansia," kata dia.

Dengan adanya prioritas ini, Fachrul berharap dapat memangkas waktu tunggu calon jemaah haji lansia. " Mudah-mudahan bisa dicicil lansia. Jangan sampai pada waktunya berangkat, mereka sudah nggak bisa berangkat," ujar dia.

5 dari 5 halaman

Citilink dan Flynas Ikut Terbangkan Jemaah Haji Indonesia 2020

Dream - Menteri Agama (Menag), Fahrul Razi, memastikan penerbangan untuk jemaah haji Indonesia 2020 tidak hanya dilayani Garuda Indonesia dan Saudi Airlines saja. Citilink dan Flynas dipastikan turut melayani para jemaah haji Indonesia.

" Tahun ini pesawat kita buat variasi, kalau dulu Garuda Indonesia dan Saudi Airlines, sekarang Citilink dan Flynas," ujar Fachrul di Jakarta, Rabum 29 Januari 2020.

Citilink merupakan perusahaan penerbangan yang masih satu grup dengan Garuda Indonesia. Sementara, Flynas juga perusahaan penerbangan dari anak Saudi Airlines.

Dengan adanya penambahan maskapai, Fachrul berharap ongkos pesawat bisa ditekan. Meski demikian, ongkos haji tahun ini belum diputuskan oleh DPR.

Beri Komentar