Investigasi Kelar, Ini Penyebab Kebakaran Dahsyat di Kilang Balongan

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 29 September 2021 19:00
Investigasi Kelar, Ini Penyebab Kebakaran Dahsyat di Kilang Balongan
Kondisi alam menjadi penyebab utama kebakaran tersebut.

Dream - Terbakarnya kilang Balongan milik pertama pada awal tahun sempat menjadi sorotan. Dampak nyacukup parah, warga yang tinggal di sekitar kilang sampai mengalami luka bakar.

Pertamina langsung menggelar investigasi melibatkan sejumlah pihak, termasuk kepolisian. Kesimpulan yang didapat, api muncul akibat petir menyambar dinding tangki G yang mengalami kebocoran.

" LAPI ITB menganalisis kebocoran terjadi akibat sambaran petir yang menyebabkan panas tinggi di dinding tangki, seperti pengelasan," ujar Direktur Utama Pertamina Internasional, Djoko Priyono.

Menurut Djoko, terjadi penipisan pada dinding tangki. Akibatnya, dinding tidak mampu menahan tekanan mekanik dari BBM yang ditampung.

" Sehingga tangki menjadi sobek dan bocor," kata dia.

 

1 dari 5 halaman

Hasil Investigasi

Dalam investigasi tersebut, Pertamina melibatkan empat investigator eksternal. Mereka adalah Dirjen Migas Kementerian ESDM, dari BPPT, LAPI ITB, serta investigator asing dari Det Norske Veritas.

Hasil analisis Dirjen Migas menyatakan kebocoran terjadi pada daerah sambungan pengelasan disebabkan korosi. Sementara, Det Norske Veritas menyebutkan bocor akibat korosi terjadi pada dinding bagian dalam tanki.

Sedangkan penyebab kebakaran berdasarkan analisis LAPI ITB yaitu sambaran petir ke dua. Sambaran ini menyebabkan timbulnya segitiga api terdiri dari udara, vapor hydrcarbon dari tanki yang bocor, serta panas dari sambaran petir.

" Untuk Dirjen Migas menyatakan adanya unsur segitiga api dari udara, hidrokarbon, dan panas trafo yang berada di samping tangki," kata dia.

Sedangkan data pengukuran petir dengan lightening detection system milik PLN, terjadi 241 kilatan petir sepanjang pukul 23.00-01.00 di sekitar lokasi kilang. Sementara data BMKG menyebutkan terdapat kumpulan awan disertai sambaran petir pada radius 17 Kilometer dari lokasi kebakaran, dikutip dari Merdeka.com.

2 dari 5 halaman

Api di Kilang Minyak Balongan Sudah Padam, Areal Terbakar 2 Hektare

Dream – Kobaran api yang membakar tangki di kawasan kilang minyak Pertamina di Balongan, Jawa Barat, dipastikan telah padam. Kepastian penanganan kebakaran tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati.

“ Saya ingin laporkan, 4 tangki yang terbakar, titik apinya sudah berhasil dipadamkan," ujar Nicke saat ditemui di Lebak, Banten, Rabu 31 Maret 2021, dikutip dari Liputan6.com.

Untuk memastikan tidak ada api yang menjalar ke tangki lain, Pertamina tengah melakukan pendinginan di area yang terbakar tersebut. Nicke juga memastikan seluruh api yang melahap tangki di kilang minyak Balongan sudah padam.

“ Hari ini semua kita pastikan titik api sudah padam semua, tidak ada lagi kemungkinan terjadi kebakaran lagi,” kata dia.

3 dari 5 halaman

Cek Kondisi Kilang Minyak

Lanjutnya, Pertamina akan melakukan pengecekan terhadap kondisi peralatan di kilang minyak untuk memastikan persiapan operasional kilang minyak Balongan.

Untuk temua sementara, Nicke melaporkan kebakaran di areal tangki terjadi seluas 2 hekatre dari luas kawasan kilang minyak Balongan yang mencapai 180 hektare.

“ Dari 180 hektare, 178 hektaeenya aman. Kemarin kita ajak (bersama media), keliling menggunakan bis, itu hanya 2 hektare di tangki T301 yang terbakar,” kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Athika Rahma)

4 dari 5 halaman

Temuan Awal Kasus Kebakaran Kilang Balongan

Dream – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera menginvestigasi penyebab kebakaran di tangki T-301G area Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Tim inspektur migas yang dipimpin Direktur Teknik dan Lingkungan Migas selaku Kepala Inspeksi Migas, Wakhid Hasyim, sudah diterjunkan di lokasi.

 

© Dream

 

“ Penyebab kejadian akan diinvestigasi setelah kebakaran berhasil diatasi. Saat ini Inspektur Migas sudah berada di tempat kejadian untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji, dikutip dari laman esdm.go.id, Selasa 30 Maret 2021.

Insiden di Kilang Balongan milik Pertamina yang menyebabkan terjadinya kebakaran pada tangki T-301G, merembet ke 3 unit tangki lainnya yaitu T-301E, T-301F, dan T-301H, yang terletak dalam 1 bundwall. Berdasarkan informasi awal, pada saat kejadian sedang turun hujan deras disertai petir.

5 dari 5 halaman

Fokus Tim

Saat ini, fokus tim kebakaran adalah memadamkan api dengan menggunakan foam serta dilakukan pendinginan pada tangki-tangki di sekitar tangki yang terbakar.

“ Tangki yang terbakar sudah dilakukan isolasi dan tidak merambat ke tangki yang lain. Kondisi terkini api bisa dilokalisir di dalam bundwall, dilakukan cooling area sekitar tangki terdampak,” kata Tutuka.

Tim pemadam kebakaran (Fire Fighting) di Kilang Balongan terdiri dari Tim Pemadam RU VI dan dibantu tim dari RU IV Cilacap, TBBM MOR III, RU III Plaju, Tim Plumpang Jakarta, PJB PLTU Indramayu, Tim Damkar Kab Indramayu.

Saat ini, fokus tim kebakaran adalah memadamkan api dengan menggunakan foam serta dilakukan pendinginan pada tangki-tangki di sekitar tangki yang terbakar.

“ Tangki yang terbakar sudah dilakukan isolasi dan tidak merambat ke tangki yang lain. Kondisi terkini api bisa dilokalisir di dalam bundwall, dilakukan cooling area sekitar tangki terdampak,” kata Tutuka.

Tim pemadam kebakaran (Fire Fighting) di Kilang Balongan terdiri dari Tim Pemadam RU VI dan dibantu tim dari RU IV Cilacap, TBBM MOR III, RU III Plaju, Tim Plumpang Jakarta, PJB PLTU Indramayu, Tim Damkar Kab Indramayu.

Beri Komentar