Tak Penuhi Syarat, Pelaku Perjalanan Internasional Diminta Balik ke Negara Asal

Reporter : Arini Saadah
Rabu, 13 Oktober 2021 09:00
Tak Penuhi Syarat, Pelaku Perjalanan Internasional Diminta Balik ke Negara Asal
Meski Indonesia tengah berupaya melakukan pemulihan ekonomi, namun tidak boleh mengesampingkan keamanan dan kesehatan masyarakat Indonesia.

Dream – Pelonggaran PPKM di Indonesia membuat mobilitas masyarakat semakin tinggi. Pemerintah juga mulai membuka kembali pintu kedatangan internasional secara bertahap.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menjelaskan, pembukaan kembali pintu kedatangan internasional sebagai langkah pemulihan ekonomi masyarakat.

“ Pembukaan kembali pintu kedatangan internasional dilakukan secara bertahap sebagai langkah pemulihan ekonomi masyarakat,” ujarnya, seperti disiarkan langsung kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa 12 Oktober 2021.

1 dari 3 halaman

Pemulihan Ekonomi

Ilustrasi© Doc. Angkasa Pura II

Pemerintah juga sedang merancang kebijakan dengan sangat hati-hati agar pemulihan ekonomi bisa berjalan dengan aman.

“ Pemerintah sedang merangcang kebijakan dengan hati-hati agar pemulihan ekonomi berjalan secara aman,” jelas Wiku.

Menurutnya, penerapan kebijakan akan dilakukan secara bertahap sebagai antisipasi kenaikan kasus Covid-19.

2 dari 3 halaman

Syarat Bagi Pelaku Perjalanan Internasional

Ilustrasi© Doc. Angkasa Pura II

Dengan demikian, kata Wiku, semua pelaku perjalanan wajib menaati peraturan yang telah ditetapkan pemerintah. Apabila didapati pelaku perjalanan internasional yang tidak memenuhi syarat, maka diminta kembali ke negara asal.

“ Apabila ada pelaku perjalanan yang tidak memenuhi syarat akan ditolak untuk masuk ke Indonesia, dan diminta pulang ke negaranya,” lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Kesehatan Rakyat Tetap Prioritas

Wiku menambahkan, apabila ditemukan para petugas yang melanggar aturan di lapangan maka akan diberikan sanksi tegas.

“ Apabila ditemukan pelanggaran disiplin di lapangan, akan diberikan sanksi tegas,” ucapnya.

Menurutnya, meskipun Indonesia tengah berupaya melakukan pemulihan ekonomi, namun tidak boleh mengesampingkan keamanan dan kesehatan masyarakat Indonesia.

“ Penting untuk diingat, bahwa meskipun kini kita tengah berupaya melakukan pemulihan ekonomi, keamanan dan kesehatan masyarakat Indonesia tetap harus jadi prioritas bersama,” imbuhnya.

Demi mendukung hal tersebut, disiplin protokol kesehatan adalah hal yang mutlak dilakukan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar