Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Ahmad Malik Tarsawi Dan Abdul Djamil (kemenag.go.id)
Dream - Ahmad Malik Tarsawi, jemaah haji Indonesia yang ditahan otoritas Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Arab Saudi, lantaran membawa jimat dan obat tradisional yang dicurigai sebagai narkoba, telah dibebaskan pada Rabu waktu setempat.
Kepastian kabar pembebasan itu disampaikan oleh Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Abdul Djamil.
" Saya rasa berkat kegigihan teman-teman semua dan upaya bersama semua pihak menjelaskan ke Arab Saudi bahwa Pak Tarsawi adalah jemaah haji biasa," ujar Djamil, dikutip dari kemenag.go.id, Kamis, 25 Agustus 2016.
Djamil mengatakan Tarsawi dibebaskan setelah hasil uji laboratorium telah keluar. Hasil tersebut membuktikan obat tradisional yang dibawa Tarsawi tidak mengandung narkoba.
Tarsawi sebenarnya dapat dibebaskan setelah menjalani tes urine yang hasilnya negatif narkoba. Tetapi, BNN Madinah ingin menguji di laboratorium untuk memastikan kandungan obat tradisional itu, sehingga pembebasan Tarsawi harus tertunda.
" Akhirnya setelah melalui proses penelitian yang lalu sampai sekarang, tadi sekitar jam 13.30 (waktu Madinah) dibebaskan. Sekarang dia bersama saya ada di Madinah," tutur Djamil.
Menurut Djamil, saat ini Tarsawi dalam kondisi sehat. Dia akan diantarkan ke Mekah sesegera mungkin agar bisa bergabung dengan rombongannya.
© Dream
Meski begitu, kata Djamil, Tarsawi mengaku ingin berziarah dulu ke Masjid Nabawi. Dia ingin sekali melihat makam Rasulullah Muhammad SAW.
" Setelah ini, karena beliau ingin juga ziarah ke makam Rasul, maka kami akan antar ke Masjid Nabawi. Kami kasih kesempatan untuk berziarah ke makam Nabi. Setelah itu kami antarkan ke Mekah," ucap dia.
Tarsawi sendiri mengaku sangat bersyukur bisa dibebaskan dan kembali bergabung. Dia tidak berhenti mengucap lafal hamdalah sebagai ungkapan rasa syukur.
" Ini semua berkat perjuangan dan doa semuanya, maka saya ahirnya bisa bebas. Jazakumullah," ucap Tarsawi.
Sementara itu, Pelaksana Fungsi Konsuler KJRI Jeddah, Ahmad Fadli, mengatakan pihaknya bersama PPIH Arab Saudi terus memantau kasus penahanan Tarsawi. Menurut dia, KJRI Jeddah berupaya keras meyakinankan Kepala Badan Investigasi BNN Madinah, Tarsawi berada dalam jaminan, mengingat dia merupakan mahram dari anaknya yang juga berhaji.
" Kita mengikuti kasus-kasus terkait jemaah haji, dan menindaklanjuti kasus tersebut. Biar petugas haji fokus pada penyelenggaraan ibadah haji," ucap Fadli.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym


5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?