5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Suasana Di Masjidil Haram
Dream - Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi menghentikan izin operasi empat agen perjalanan umroh. Sanksi itu dijatuhkan karena empat agen perjalanan umroh tersebut membiarkan jemaahnya tinggal melebihi izin di Arab Saudi.
Kementerian Haji dan Umroh Saudi meminta perusahaan yang memiliki jemaah dengan masa tinggal melebihi izin memastikan jemaah tersebut pulang. Kebijakan itu diberikan sebagai syarat mencabut penghentian operasi.
Dilaporkan Saudi Gazette, CEO Komite Nasional Agen Haji dan Umroh Saudi, Mohammed Bin Badi, mengkritik keputusan kementerian itu. Dia mengatakan, seharusnya kementerian meminta perusahaan melaporkan jemaah haji yang sudah lewat masa tinggalnya.
Menurut Badi, mencari jemaah yang melebihi izin tinggal bukan tanggung jawab perusahaan haji dan umroh, namun pekerjaan lembaga pemerintah, seperti polisi.
Badi mengatakan, Kementerian Haji dan Umroh untuk memberikan salinan paspor jemaah dengan cap masuk dan untuk mencari mereka di pusat penahanan di Al-Shumaisi.
" Perusahaan-perusahaan tidak diizinkan untuk menyimpan paspor para peziarah, jadi bagaimana kementerian dapat meminta mereka untuk menunjukkan paspor yang distempel itu," kata dia.
Kementerian, tambah Badi, biasanya akan menyelidiki perusahaan haji atau umroh ketika tingkat jemaah haji mereka yang melampaui batas mencapai satu persen.
Menurut dia, tahun lalu kementerian tealah menghentikan 11 perusahaan umroh. Dia mengatakan, perusahaan-perusahaan tidak bertanggung jawab jika ada jemaah haji atau umroh yang memutuskan untuk tinggal lebih lama di Saudi.
" Mengapa kementerian membuat perusahaan bertanggung jawab atas keterlambatan oleh peziarah?" kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?