Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Keluarga Rameshbhai (Metro.co.uk)
Dream - Orangtua akan melakukan apapun demi kesehatan anak-anaknya. Itulah yang menjadi pegangan Rameshbhai Nandwana, seorang ayah dari India. Pria asal Gujarat ini rela menjual ginjal untuk menyembuhkan ketiga anaknya yang mengalami obesitas akut.
Dikutip Dream dari Metro.co.uk, ketiga anak Rameshbhai; Sister Yogita (5 tahun), Anisha (3 tahun), dan Harsh (18 bulan) mengalami obesitas yang buruk. Yogita memiliki berat badan 34 kilogram, Anisha 48 kilogram, dan Harsh dengan berat badan 15 kilogram.
Ketiga bocah ini masuk dalam daftar anak-anak paling obesitas di dunia. Saking gemuknya, anak-anak ini tak bisa berjalan. Dan makanan yang mereka konsumsi setiap minggunya cukup untuk menghidupi dua keluarga dalam sebulan.
Rameshbhai sudah putus asa dengan kondisi anak-anaknya tersebut. Pria berusia 34 tahun ini menyatakan akan menjual ginjalnya untuk mendapatkan uang demi perawatan khusus anak-anaknya.
" Jika anak-anak saya terus tumbuh pada tingkat yang cepat, mereka akan memiliki masalah kesehatan. Kami takut mereka akan mati," tutur Rameshbhai.
Kondisi ketiga anak Rameshbhai memang memprihatinkan. Sister Yogita misalnya, dalam sehari mampu menyantap 18 roti chapati -makanan India, 1,3 kilogram beras, dua mangkuk kaldu, dan 12 pisang. Di samping menu itu, anak tertua itu juga masih sanggup nyamil 6 bungkus keripik, 5 bungkus biskuit, dan minum sekitar satu liter susu. Ditambah lagi satu liter soft drink.
Sang bunda, Pragna Ben (30), menghabiskan hampir seluruh waktunya di dapur untuk memasak menu makanan buat anak-anak itu. " Rasa lapar mereka tak pernah berhenti. Mereka meminta makanan setiap waktu dan menangis dan berteriak jika tidak dituruti," kata Pragna.
Selain ketiga anak ini, pasangan Rameshbhai dan Pragna memiliki satu putri lagi, Bhavika, yang berusia enam tahun. Namun tak seperti ketiga adiknya, Bhavika hanya memiliki berat badan 16 kilogram. Pasangan ini tak tahu mengapa ketiga adik Bhavika ini memiliki ukuran tubuh yang besar dan nafsu makan yang tinggi. (Ism) Baca Juga: Bocah Misterius Muncul di Foto Kenangan SMA Misteri Kunci Kos Deudeuh `Tata Chubby` Terungkap Foto Ridwan Kamil Jalan Bareng Jokowi Hebohkan Netizen Geger Hujan Cacing di Norwegia Sekeluarga Pedagang Batu Akik Tewas Dalam Mobil di Jatinegara Cerita Pembunuh Deudeuh Dihantui Wajah Korban Monster Teripang Sebesar Truk, Terdampar Di Berau Konflik Antar Negara Islam Jadi Salah Satu Fokus Isu di KAA Yang Dilakukan Pembunuh Deudeuh Selama Pelarian
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya