Kasus Covid-19 Meninggi, DMI Imbau Masjid Ditutup Sementara

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 15 September 2020 12:03
Kasus Covid-19 Meninggi, DMI Imbau Masjid Ditutup Sementara
Pengurus masjid di Jakarta diminta lebih intensif dalam menjaga kebersihan masjid.

Dream - Kasus Covid-19 di DKI Jakarta dan sejumlah provinsi lain menunjukkan kondisi yang semakin mengkhawatirkan. Hampir semua provinsi sampai kewalahan dalam menyediakan fasilitas isolasi dan perawatan pasien Covid-19.

Untuk turut menekan semakin meningkatnya jumlah kasus positif, Pim

Imbauan Dewan Masjid Indonesia (DMI)© Imbauan Dewan Masjid Indonesia (DMI)

pinan Pusat Dewan Masjid Indonnesia mengeluarkan imbauan untuk penutupan sementara masjid. Imbauan ini ditujukan kepada Pimpinan Wilayah, Daerah, Cabang, Ranting hingga Dewan Kesejahteraan Masjid atau Takmir Masjid.

Imbauan tersebut dirinci menjadi untuk DKI Jakarta dan provinsi lain. Ini mempertimbangkan kondisi yang terjadi di tiap provinsi terkait perkembangan Covid-19.

" Khusus Provinsi DKI Jakarta, agar menjaga sanitasi masjid dan melakukan penyemprotan disinfektan rutin," demikian bunyi imbauan yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DMI, Jusuf Kalla dan Imam Addaruqutni.

 

1 dari 3 halaman

Sholat Jumat Ditiadakan

DMI meminta masjid yang berlokasi di luar kompleks perumahan, masjid di lokasi padat penduduk, masjid pasar, dan masjid untuk transit atau persinggahan di seluruh Jakarta untuk ditutup sementara. Jemaah di luar komplek dianjurkan untuk ibadah di rumah agar lebih aman.

Selain itu, seluruh kegiatan yang melibatkan jemaah termasuk Sholat Jumat ditiadakan sampai PSBB dicabut kembali. Sedangkan masjid di komplek, jemaahnya dibatasi hanya warga komplek.

" Agar Pimpinan DMI, DKM, Takmir Masjid dan Jemaah menaati keputusan Gubernur DKI Jakarta dalam pemberlakuan PSBB yang dimulai 14 September 2020," demikian imbauan tersebut.

 

2 dari 3 halaman

Masjid di Provinsi Lain

Sedangkan untuk provinsi selain DKI Jakarta, DMI mengimbau masjid di zona merah dan hitam dituutp sementara. Kemudian, masjid dalam radius kurang dari 2.000 meter tidak terdapat kasus Covid-19 dibolehkan tetap dibuka namun dengan menerapkan protokol kesehatan.

" Untuk masjid di dalam kompleks perumahan, jemaah dibatasi hanya untuk warga setempat," lanjut imbauan tersebut.

Sedangkan masjid kategori transit atau persinggahan sementara dianjurkan ditutup sementara untuk umum. " Dibuka hanya untuk warga di lingkungan sekitar masjid," bunyi penutup imbauan.

3 dari 3 halaman

Imbauan DMI

Imbauan Dewan Masjid Indonesia (DMI)© Imbauan Dewan Masjid Indonesia (DMI)

Beri Komentar