Pengemudi GoJek Tertipu Pesanan 20 Porsi Iga Bakar Bikin Miris

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 2 November 2015 16:15
Pengemudi GoJek Tertipu Pesanan 20 Porsi Iga Bakar Bikin Miris
Malangnya, si pengemudi Go Jek tadi harus menanggung biaya pembelian pemesan yang ternyata fiktif.

Dream - Baru-baru ini jagat sosial media kembali dihebohkan dengan kasus pengemudi Go Jek. Tetapi, kali ini bukan kasus pengemudi Go Jek yang mengalami tindak kekerasan, melainkan ditipu oleh seorang pelanggannya.

Kasus ini bermula ketika seorang pengguna media sosial Facebook bernama Aninditta Syarif menuliskan kisahnya.

Unggahan tertanggal 1 November 2015 itu menceritakan, kejadian yang menimpa seorang pengemudi Go Jek yang ditipu mentah-mentah. Si pengemudi Gojek diminta memesan 20 porsi iga bakar madu dari resto miliknya di kawasan Pejaten Village pada 31 Oktober 2015.

Menurut sepengetahuan gadis yang tinggal di Kuala Lumpur itu, si pengemudi Go Jek itu rela mengeluarkan dana talangan untuk mencukupi kebutuhan pelanggannya. Namun, selang empat jam setelah memesan si pengemudi Go Jek itu kembali lagi.

Ternyata, menurut laporan dari pegawainya, si pengemudi Go Jek itu dipermainkan oleh si pemesannya. Namun sial. Alamat pemesan itu ternyata fiktif belaka.

" Beliau sampai keliling-keliling komplek selama hampir empat jam dan akhirnya menyerah. Dan memohon resto untuk mengembalikan uangnya. Oleh kru (resto) uangnya dikembalikan plus ongkos gojek yang seharusnya dibayar oleh orang tadi. Buat saya dan kru, sama sekali ga masalah mengembalikan uang beliau, ikhlas Lillahi ta'ala, rizki udah ada yang ngatur. Toh, makanannya bisa dijual kembali ke customer yang lain. Tapi, melihat bapak GoJek dan gemetar (setelah ditanya, ternyata belum sarapan dari pagi padahal udah jam 2 siang, dan belum dapat order sama sekali). ... Lalu, saya minta kru resto untuk menawarkan makanan gratis," tulis Aninditta.

Berbagai komentar dari netizen pun bermunculan. Beberapa diantara dari mereka ada yang menyampaikan nada simpatinya kepada pengemudi Go Jek.

" Duh, ada-ada aja sih orang sekarang. Boleh engga suka Go Jek, tapi jangan nutup rejeki orang dong," tulis akun bernama Riano Nandhiwardhana.

" Nyesek bacanya (paling ga tega sama orang-orang yang dizholimi) sabar ya Pak Gojek, yakinlah bahwa Allah tidak tidur,..." tulis akun Milla Prihatini. (Ism) 

 

1 dari 5 halaman

Netizen Heboh Go-Jek Buat `Putusan`

Dream - Sosial media kembali dihebohkan dengan status netizen tentang ojek online, Go-Jek. Kali ini, beredar secara viral Go-Jek yang dipakai hanya untuk 'putusan'.

Adalah pemilik akun facebook Anshori Suhendro yang mengunggah status pada dindingnya " Ternyata gojek bisa dipake buat ginian."

Kemudian ditampilkan status dialog antara Abang Gojek (A) dengan Saya (S). Dialog yang diunggah 12 September 2015 itu sudah mendapat jempol dari 523 akun, 2.866 shares, dan hampir 100 komentar.

Seperti apa akun status yang menyebar secara cepat itu? Berikut tampilannya:

Netizen Heboh Go-Jek Buat Putusan© Facebook

 

Berikut statusnya:  
Iseng ah, sudah lama nggak bikin status di facebook

Jadi ceritanya, malam ini saya coba aplikasi dan jasa yang sangat kekinian. Apalagi kalau bukan si Gojek yang lagi nge-Hitz. Nah, selama perjalanan panjang dan macet dan penuh dengan asap kendaraan dari Depok ke Pamulang, si abang ini yang saya lupa namanya, cerita-cerita. Katanya sih, ini adalah salah satu service agar si penumpang nggak bosen dan ngantuk. Padahal saya sukanya diem-dieman karena saya orang yang diem :3

Banyak cerita yang dibagi sama si abang Gojek ini, curhatan pun diceritain. Tapii ada satu cerita yang bikin berkesan. Beginilah ceritanya:

Abang Gojek (A)
Saya (S)

A: Mbak, saya dulu pernah loh disuruh anter pesan dalam bentuk kalimat. 
S: Hah? Maksudnya?
A: Iya.. jadi di aplikasi Gojek kan ada orderan buat anter barang, nah ada customer yang order itu. Trus saya dateng la ke daerah Kuningan, yang apartemen itu loh. Saya ketemu sama orangnya, cewek. Saya tanya, " Mbak yang pesan gojek" , trus kata Mbaknya " Iya mas" . " Barang apa yang mesti saya anterin?" . Eh kata si Mbaknya ga ada, lah saya bingung. Ternyata, saya dikasih alamat dan disuruh nyampein pesan ke orang yang di alamat itu. 
S: Pesan apaan?
A: Pesannya, " Hari ini kita putus!!"
S: *LOL* trus? trus??
A: Yah si Masnya kesel. trus langsung marah-marah. Trus dia malah nyuruh saya buat nyampein pesan juga ke si Mbak tadi. Lah saya nggak bisa, harus pake aplikasi Gojek dulu. Akhirnya si Mas itu download aplikasi Gojek dan langsugn saya OK. Saya dibayar 30 ribu tuh, dan langsung balik lagi ke apartemen si Mbak tadi. 
S: *LOL* Trus apa pesannya??
A: Saya ketemu lagi sama Mbaknya, dan bilang. " Mbak ada pesen dari Mas B, katanya " Terserah lo!!!"

Ternyata, Gojek juga bisa buat ginian. Mungkin ada yang tertarik?? LOL

Tapi apakah pemesan itu tokoh fiktif atau kisah nyata? Dari pihak Gojek sendiri belum mengkonfirmasi. (Ism) 

2 dari 5 halaman

Wanita Pengemudi Go-Jek Dipukuli Tukang Ojek Pangkalan

Dream - Seorang wanita pengemudi Go-Jek bernama Istiqomah, dianiaya tukang ojek yang mangkal dekat kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Jalan Buncit Raya.

Kepala Seksi Humas Polsek Pancoran Bripka Rubiyanto, mengatakan peristiwa terjadi pukul 10.30, Jumat kemarin. Dipicu lantaran Istiqomah yang mengantar penumpangnya ke lokasi tersebut.

" Pelaku yang diketahui bernama adalah pengojek yang mangkal di Pangkalan Kantor Imigrasi Jaksel," kata Rubiyanto saat dikonfirmasi, hari ini.

Kata dia, peristiwa itu terjadi usai Istiqomah selesai mengantar penumpangnya. Kemudian Istiqomah hendak mengangkut penumpang lain di daerah situ.

Ketika hendak mengangkut penumpang itulah Bambang menghampiri Istiqomah. " Bambang dan istiqomah sempat adu mulut, lalu kemudian berakhir dengan pemukulan kepala Istiqomah yang memakai helm," katanya.

Namun, masalah itu kemudian diselesaikan di Polsek Pancoran secara musyawarah. Istiqomah tak jadi membuat laporan, sebab korban tak mengalami luka serius.‎ " Masalahnya selesai dan tidak jadi buat laporan," Ujar Rubiyato.

Istiqomah mengaku tidak mengetahui sebab mengapa ia dipukul. " Dia tiba-tiba datang dan bilang jangan ambil penumpang, saya kan cuma menjalankan tugas karena penumpangnya sudah memesan melalui kantor," ujarnya.

Meski kesal, dia mengaku semuanya sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Foto di Sosmed

Rubiyanto menegaskan foto pengendara Go-Jek perempuan babak belur yang banyak beredar di sosial media bukanlah Istiqomah.

" Foto yang tersebar di sosial media itu bukan ibu Istiqomah dan bukan terjadi di Warung Buncit. Karena perkaranya sudah selesai, ia tidak membuat laporan polisi."

3 dari 5 halaman

Mengenal Eugenie, Si Go-Jek Cantik

Dream - Seminggu terakhir netizen dihebohkan oleh meme Go-Jek. Meme tersebut dikenal pertama kali pada akun instagram @dagelan tanggal 1 Agustus 2015.

Tapi, meme Go-Jek tersebut lain dari meme seperti biasanya. Sebab, ada sesosok gadis cantik berambut panjang, berjaket gojek, dan tangannya sedang memainkan telepon genggam.

Sosok gadis cantik itu bernama Eugenie Patricia Agus. Teman-teman akrabnya kerap memanggil dia Nini. Gadis cantik itu lahir di Jakarta, 5 Maret 1994.

Eugenie dikenal juga sebagai creativepreneur di twitter. Dirinya juga memiliki sebuah usaha makanan penutup yaitu puding. Bisnis tersebut dia bangun bersama kakaknya Christoper Agus pada 2013. Bisnis puding itu dia namai Puding Puyo.

Dari hasil temuan Dream.co.id di akun sosial medianya, Facebook, gadis yang kini berkuliah di Univesitas Prasetya Mulia ini dulunya pernah bersekolah di RMIT University di Melbourne, Australia pada 2012.

Di universitas teknologi dan desain Negeri Kanguru tersebut, dirinya mengambil jurusan desain interior. Tetapi, dia meninggalkan kuliahnya tersebut di tahun 2013.

Dari akun instagramnya @eugeniepatricia, sosok Eugenie sering mengunggah foto-fotonya liburan dan berpakaian modis. Kini akun instagram miliknya itu telah diikuti 14,5 ribu pengguna lainnya.

4 dari 5 halaman

Legenda Timnas Anang Ma`ruf Jadi Pengemudi Gojek?

Dream - Mantan bek kanan Persebaya dan Timnas Indonesia di dekade 1990-an, Anang Ma'ruf dikabarkan menjadi pengendara GoJek. Kabar itu muncul setelah salah seorang pengguna akun sosial media Facebook bernama Kinanthi Tikha Apriliani mengunggah foto yang memperlihatkan Anang sedang mengenakan seragam GoJek.

Anang dikabarkan bergabung dengan GoJek setelah jalanannya liga sepakbola Indonesia dibekukan FIFA. Anang terakhir kali bermain di klub Gresik United.

Kinanthi Tikha Apriliani belum secara pasti mengenai kabar kebenaran foto yang diunggahnya itu. Dia menuliskan keterangan mengenai foto yang diunggahnya.

Terlepas ini info Real atau Hoax… Kalo memang beneran, ini Keren. Anang Ma’ruf dengan nama besarnya, dan pernah membela Sang Garuda, nggak menyerah dengan keadaan… So Inspiring. Semoga post bermanfaat untuk siapapun, yang hampir menyerah :) ,” tulis Tikha di akun Facebooknya.

Postingan Kinanthi Tikha Apriliani itu pun langsung mendapatkan tanggapan dari teman Facebook-nya. Beberapa dari mereka prihatin dengan kondisi Anang. Salah satunya Prismayanto Stmi.

Pemilik akun terkejut dengan berita itu, “ Sadis, itu salah satu pemain hebat pada era nya, hampir tidak bisa dipercaya, ??” Komentar agak kritis meluncur dari akun Dede Sulaiman Rich. Dia melihat Anang merupakan korban dari persebakbolaan Indonesia yang sering kisruh.

“ Sepakbola kita memang ga pernah niat adanya ribut dan kisruh melulu, sejak ane bocah smp punya bocah ga ada prestasi yg dibanggakan selain kmrn usia U19 , btw byk jg pemain yg nganggur akhirnya ambil pekerjaan apa saja. *sad :( ,” tulisnya.

Tanggapan berbeda muncul dari Adib Mahdy. Dia menyoroti usaha pemain belakang yang menempuh program sepak bola Primavera dan Bonavera di Italia tahun 1993-1994.
“ Wow, salut anang ma’ruf pemain berkelas. Tak malu pindah profesi demi rezeky halal,”tulisnya. (Ism)

5 dari 5 halaman

Uniknya Kibo, Ojek Taksi ala Gojek Afrika

Dream - Taksi motor atau dikenal ojek bukan cuma bisnis baru di Indonesia. Bisnis ojek pesanan kini sudah tengah mulai berkembang di negeri Afrika, Kenya.

Jika di Indonesia publik akrab dengan nama Gojek atau Grab Bike, Kenya memiliki taksi ojek dengan nama Kibo.

Mengutip laman Saudigazette, Minggu, 2 Juli 2015, penduduk Kenya sebelumnya banyak menggunakan moda transportasi umum Boda-boda. Namun ojek murah ini jarang dirawat dan kerap ugal-ugalan.

Kehadiran Kibo diharapkan bisa mengubah persepsi tersebut. Lebih jauh, Kibo juga dibangun untuk menyediakan moda transportasi yang terawat, aman di jalan.

Adalah Huib van de Grijspaarde, entrepreneur asal Belanda yang mengembangkan ojek taksi tersebut.

" Ojek taksi mengantarkan orang dan brang dengan tarif murah, serta meningkatan mobilitas masyarakat paling bawah," ujarnya.

Untuk menunjang operasional, ojek Kibo menggunakan sepeda motor berkapasitas mesin 150 cc. Motor ini juga dirancang mampu mengatasi jalanan yang rusak dengan muatan berat.

Para pengemudi ojek harus terdaftar dan dibekali dengan helm, jakat, dan rompi yang memantulkan cahaya.

Saat ini sebanyak 256 bagian motor dibuat di Tiongkok, Eropa, dan Taiwan. Selanjutnya, moto akan diangkut ke Kenya dan dirangkai di sejumlah pabrik di Kenya.

Kibo selama ini dibangun Afrika namun belum beroperasi di seluruh Benua Hitam ini.

Rencananya Kibo akan diproduksi sebanyak 10 ribu per unit hingga 2019. " Untuk menambah produksi, kami harus memindahkan proses manufaktur ke Kenya," kata Henk Veldman, managing director Kibo Africa.

Beri Komentar